Awalnya Takut Salah, Kini Mulai Suka Dunia Menulis

By Redaksi 11 Nov 2017, 20:05:02 WIB Opini
Awalnya Takut Salah, Kini Mulai Suka Dunia Menulis

Keterangan Gambar : Sesaat sebelum masuki kelas workshop (Dok. P3SDM Melati)


WPdotCOM -- Dua hari sebelum pelaksanaan workshop karya tulis ilmiah, saya diberi semangat dari bu Lina tentang pentingnya saya mengikuti kegiatan ini. Masa kerja saya masih panjang, maka perlu sekali dalam peningkatan kualitas saya untuk mengikuti kegiatan ini.

Awalnya saya ragu untuk mengikuti kegiatan ini. Maklum, saya sebagai ibu rumah tangga, dan pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan Sabtu Minggu. Berat sekali bagi saya karena hari libur merupakan waktu untuk keluarga. Tapi setelah saya berbincang dengan suami, beliau mengijinkan saya untuk mengikuti kegiatan ini dan akhirnya saya pada hari ini berada di sini.

Mungkin terlalu semangatnya saya mengikuti kegiatan ini. Saya yang paling awal datang. Saya mempunyai semangat untuk dapat menulis PTK dengan benar. Saya ingin sekali bisa menulis PTK dengan benar! Target saya bisa menyusun dua sampai tiga PTK.

Selama ini saya takut salah jika menulis sebuah PTK. Makanya setelah skripsi selesai, tidak pernah menulis kembali. Yaa... itulah satu satunya karya tulis saya selama ini. Makanya saya mengikuti kegiatan ini supaya bisa kembali menulis dan berkarya. Dalam hati, saya mempunyai tekad harus bisa membuat minimal satu PTK setelah mengikuti kegiatan ini.

Peserta pelatihan berjumlah enam orang, dengan dua pembimbing. Saya merasa masih asing dengan mereka. Mungkin benar kata pepatah "tak kenal maka tak sayang".

Bagi saya, kelas terasa kaku dan tidak bisa membaur satu dengan yang lainnya. Semua kelihatan tegang dan tidak ada canda tawa. Saya serasa berada di keheningan malam, hhhhhmmm. Semuanya serius, dan saya merupakan orang yang tidak bisa berada di tengah- tengah orang yang serius.

Pertama diawal kegiatan ini saya merasa ngantuk sekali, tapi lama kelamaan saya merasa asyik dan nyaman mengikuti kegiatan ini. Saya mengerjakan tugas pertama yang diberikan dengan nyaman dan senang, sampai rasa kantuk saya hilang seketika. Dan akhirnya, saya menyadari menulis itu mengasyikkan, saya bisa menulis apa saja yang ada dalam pikiran saya, dan setelah mendengar penjelasan dari pak Nova, saya tidak takut lagi salah dalam menulis.

Penulis: Nuning Riati, S. Pd (Guru SD Negeri Bunulrejo 4 Kota Malang)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment