Dari Workshop Menulis KTI, Kusyukuri Apapun yang Terjadi

By Redaksi 07 Okt 2017, 19:11:21 WIB Opini
Dari Workshop Menulis KTI, Kusyukuri Apapun yang Terjadi

Keterangan Gambar : Ilustrasi (Sumber Google)


WPdotCOM -- Sejak pagi sudah aku siapkan diri untuk melakukan satu kegiatan. Kegiatan yang sudah diikuti anakku beberapa waktu yang lalu, kini aku gantikan.

Aku fikir, Alloh mengijikan aku untuk melakukan kegiatan ini. Aku berangkat menuju tempat workshop menulis karya ilmiah dengan diantar oleh suami. Sesampai di tempat workshop, aku disambut oleh pemandangan sekolah yang asri, karena banyak pepepohonan di halamannya.

Aku lanjutkan memasuki halaman tengah, suasana masih sepi, dan ada dua orang yang sudah hadir di lokasi workshop. Aku lirik orang itu, aku tidak kenal. Tapi berdasarkan pengamatanku dan melihat dari seragamnya, nampaknya beliau pasti panitia penyelenggara workshop.

Aku menunggu di bawah pohon mangga, duduk di bangku cor yang ada. Dalam pikiranku terlintas berbagai pertanyaan, kira-kira apa yang akan aku peroleh hari ini, dan juga ada sedikit rasa penasaran.

Akhirnya datang peserta yang lain, kami berbincang sedikit, lalu bertanya tentang asal usul masing-masing. Beberapa waktu kemudian kegiatan dimulai. Kegiatan berjalan tidak seperti yang aku bayangkan yaitu kaku dan formal, tetapi justru sebaliknya. Kegiatan ini berjalan dengan santai dan juga dalam suasana akrab kekeluargaan, namun tidak mengurangi esensi dari tujuan kegiatan yang berlangsung.

Pelan-pelan aku menyimak materi demi materi yang di sampaikan oleh fasilitator, yang disertai dengan bumbu gurauan, sehingga membuat kita tidak merasa bosan. Bahkan teman sempat berceletuk ini adalah bimbingan atau privat  menulis ilmiah. Apapun itu, aku suka karena hal ini sangat bermanfaat bagiku.

Dari penjelasan fasilitator, muncul motivasi dalam diri untuk mulai kembali menulis sesuatu yang nantinya akan berguna kelak di kemudian hari untuk diri sendiri, anak cucu maupun orang lain. Mulai banyak bermunculan angan-angan di dalam benakku untuk menulis tentang berbagai hal. Menulis hal yang bersifat ringan kehidupan sehari-hari, yang mungkin bersifat ilmiah, yang ada hubungannya dengan pekerjaanku saat ini sebagai seorang pendidik. Mulai muncul semangat baru setelah lama semangat itu hilang terbang entah kemana. Akibat dari peristiwa kehilangan file-file penting beserta laptopnya.

Terbayang kembali tulisan-tulisan ringan yang pernah saya buat pada waktu-waktu yang telah lalu. Tulisan yang berupa ungkapan perasaan dari suatu peristiwa yang terjadi, atau hanya sekedar keisengan ingin menulis yang aku tuangkan dalam bentuk sebuah puisi yang kuulis di buku, kadang aku kirim dalam group atau menulis untuk dinikmati sendiri.  

Benar memang,  dalam kehidupan sehari-hari kita tidak jauh dari menulis, seperti yang diucapkan fasilitator hari ini. Jadi alangkah baiknya jika kita memulai menulis dari sekarang. Menulis tidak hanya untuk kepentingan pekerjaan saja, tapi menulis untuk kepentingan belajar, menulis untuk sarana mengaktualisasikan diri. Tiba-tiba terbayang wajah suami yang juga saya rasa punya kegemaran menulis, meski belum tersalurkan dengan tepat. Jadi ke depan, aku juga juga akan mengajaknya, semoga beliau mau.

Kembali pada kegiatanku sore ini, aku mencoba menulis pengalaman hari ini dalam laptopku dan diiringi dengan suara hujan yang lumayan deras. Tulisan yang aku buat hanya mengalir begitu saja, semoga bisa menjadi awal yang baik.  

Penulis: Helina Tusa Adiyah (Kepala SD Negeri Bunulrejo 4 Malang)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment