Delvia Andrini, Guru yang Suka Menulis dan Baca Puisi

By Redaksi 14 Apr 2017, 10:21:12 WIB Profil Tokoh
Delvia Andrini, Guru yang Suka Menulis dan Baca Puisi

Lahir pada tanggal 6 Maret 1974 dengan nama lengkap Delvia Andrini, kini perempuan asli Payakumbuh Sumatera Barat yang sehari-hari berprofesi sebagai guru di SMA Negeri 2 Bukittinggi ini semakin menunjukkan pengabdiannya di dunia pendidikan.

 

Alumni SD Negeri 4 Labuh Baru yang memilih sekolah menengah keagamaan. Setelah menamatkan pendidikan di Madrasah Tsnawiyah Negeri Koto Nan I pada tahun 1990, ia pun melanjutkan ke jenjang Aliyah di MAN 1 Param bahan dan berhasil lulus pada tahun 1993.

 

Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tokoh pendidikan kita edisi ini memilih kuliah di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (kini UNP Padang). Selama meng-ikuti perkuliahan hingga meraih gelar sarjana pendidikannya pada tahun 1998, Delvia cukup aktif menempa diri dengan berbagai keterampilan.

 

Delvia meyakini, mengasah keteram pilan diri adalah bagian penting yang harus dilakukan setiap orang dalam hidupnya. Pendidikan bagi Delvia bukan saja yang dijalani di bangku sekolah dan kuliah. Namun lebih jauh dari itu, setiap pribadi harus mampu menguasai berbagai keterampilan di luar pendidikan formal.

 

Pandangan hidup ibu dari 2 orang putra dan 3 orang putri ini tidaklah mengada-ada. Selain seba gai guru yang banyak mencicipi asupan pelatihan dan latihan ini, ia juga dikenal memiliki hobi dengan kegiatan sebagai seorang MC (Master of Ceremonial) di berbagai kesempatan acara.

 

“Ini adalah salah satu hobi saya,” demikian ungkap Delvia pada Warta Pendidikan saat bincang-bincang ringan terkait aktivitasnya sehari-hari.

 

Istri dari Deni Herwandi yang menikahinya pada tahun 1999, kini menjadi sosok yang kental dengan pemahaman seorang pendidik yang secara total mengabdi bagi kepentingan generasi bangsa.

 

Mendidik bagi Delvia adalah upaya nyata bagi pencerdas an generasi. Tanggungjawab ini ia tekuni sejak diangkat menjadi pegawai negeri sipil (red: ASN). Dengan terus mengembangkan diri melalui kegiatan pelatihan di bidang pendidikan, Delvia mampu menjadi guru yang disenangi oleh siswa-siswanya.

 

“Menjadi pendidik kan harus smart. Begitu pesan penting dari pelatihan Smart Teacher Training yang pernah saya ikuti pada tahun 2007 lalu,” terangnya.

 

Mantan bendahara OSIS MAN I Parambahan ini semakin matang dengan segala pengalaman pendidikan dan latihan yang diikutinya. Mulai dari diklat tingkat kota, hingga pelatihan nasional telah menjadi bagian dari sosok tokoh pendidik ini. Pada tahun 2010 silam, Delvia mengikuti Seminar Creativity Teacher yang digelar oleh Badan Pengurus Pusat Ikatan Alumi STK dan Ilmu Pendidikan Siliwangi Bandung. Dari seminar tersebut, pemikiran Delvia sebagai pendidik semakin terbuka, bahwa seorang guru harus memiliki tingkat kreativitas tinggi dalam mengajar di kelas dan di kesehariannya.

 

Bakat yang dimiliki oleh Ketua Dewan Ambalan ketika masih duduk di bangku aliyah ini, berkembang sedemikian rupa. Hobinya di bidang baca puisi juga masih terus dikembangkan.

Sementara itu, di bidang kepenulisan Delvia pun memiliki ketertarikan. Saat ini, di tengah kesibukannya dengan tugas-tugas mengajar, keinginannya untuk menulis cukup besar.

 

“Saya ingin menulis buku, karena itu ingin bergabung di program menulis buku yang digelar oleh P3SDM Melati. Banyak hal yang akan kita peroleh dari menulis. Salah satunya, segala pengetahuan yang ada dapat dituangkan melalui karya tulis,” ujarnya.

 

Selain itu, di luar tugas pengabdiannya sebagai guru dan mendidik putra-putrinya, Delvia juga dikenal sebagai instruktur di lembaga Sempoa Alfidzi Raudhatul Jannah. Mantan Wakil Bendahara GPI dan aktivis organisasi profesi pendidik ini, juga pernah menjadi penyiar radio RJ FM sejak tahun 2001 hingga 2003. (*)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment