Dewan Pendidikan DIY, Tandatangani Program Professor Goes to School

By Redaksi 03 Jun 2017, 20:28:06 WIB Liputan Khusus
Dewan Pendidikan DIY, Tandatangani Program Professor Goes to School

Keterangan Gambar : Dewan Pendidikan DIY, Tandatangani Program Professor Goes to School (Sumber: Republika)


Yogyakarta, WPdotCOM – DI awal pekan pertama Juni 2017, Dewan Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta dikukuhkan. Sri Sultan Hamengkubuwono X di Bangsal Kepatihan setempat, langsung memimpin kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, turut ditandatangi beberapa Memotandum of Understanding (MoU). MoU yang ditandatangani tersebut, terkait program Profesor Goes to School, Teacher Goes to Campus dan Student Go to Museum antara Pemerintah DIY dengan Universitas Gajah Mada (UGM), Badan Musyawarah Museum dan Dewan Kebudayaan DIY.

Melalui MoU Professor Goes to School yang ditandatangani, Jumat (2/6) itu, Sri Sultan berharap, khusus untuk UGM dapat memperluas jangkauan sasaran, ditingkatkan frekuensinya, dan dipertajam program studi yang dibutuhkan guru dan siswa. Selanjutnya dengan program Teacher Goes to Campus harapannya adalah agar setiap Guru Besar memiliki guru binaan untuk bidang studi tertentu. Hal itu ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan harus menjadikan isu guru sebagai tema sentral program ini.

"Hal ini menunjukkan adanya integrasi program yang mendukung proses belajar mengajar di DIY," kata Sultan dalam sambutannya sebagaimana dikutip berbagai media.

Ia mengatakan program yang di-MoU-kan diselelenggarakan dengan tujuan untuk memeratakan mutu pendidikan di satuan pendidikan di DIY.

"Sebenarnya Program Professor Goes to School sudah lama kita canangkan. Sejak 2008 lalu, program ini sudah kita genjot untuk dilaksanakan. Karena keterbatasan dana dan skala prioritas, dalam setahun hanya dapat dilaksanakan sebanyak empat kali saja,’’ujarnya.

Dengan integrasi tiga program itu, kata Sultan ini, banyak kegiatan inovatif yang bisa diinisiasi agar menarik partisipan dari pelaku pendidikan. Hal yang sama juga disampaikan Rektor UGM Prof. Panut Mulyono.

 "Misalnya Professor datang ke sekolah SMP, SMP bercerita saja tentang keilmuan tertentu untuk menginspirasi, memberikan semangat dan agar bercita-cita tinggi. Jadi tugas profesor memberikan cerita yang menginspirasi para siswa, agar semangatnya meningkat dan cita-citanya melambung,’’ jelasnya.

Sementara itu Dewan Penasehat Dewan Pendidikan DIY Prof. Suyanto mengapresiasi Program Professor Goes To School ini.

‘’Saya kira ini satu-satunya program dewan pendidikan yang ada di seluruh Indonesia,’’tuturnya. (*)

Sumber: Republika




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment