Di Tengah Kesibukan Guru, Ketertarikan untuk Menulis itu Datang

By Redaksi 24 Des 2017, 06:45:37 WIB Sekolah Indonesia Menulis
Di Tengah Kesibukan Guru, Ketertarikan untuk Menulis itu Datang

Keterangan Gambar : Ilustrasi (Dok. Google)


WPdotCOM -- Saya seorang guru sekolah dasar. Kini bertugas di SDN GADANG 3 Kota Malang. Di tempat tugas, disamping melaksanakan tugas memberi pelajaran kepada anak didik setiap hari bagaikan makanan sehari-hari juga, harus membuat perangkat pembelajaran.

Perangkat pembelajaran yang harus disiapkan itu antara lain menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), menyusun Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota), dan menyusun RPP. Selain itu juga disibukkan dengan membuat soal-soal ujian

untuk melihat sejauh mana pelajaran yang disampaikan dapat diserap pada anak didik. Dilanjutkan dengan membuat pengayaan bagi siswa yang mendapat nilai baik, dan perbaikan bagi yang siswa mendapat nilai dibawah KKM.

Selain tugas yang tertera di atas, guru harus mengembangkan kemampuan sesuai dengan profesi, antara lain dalam hal cara penyampaian materi pada anak didik supaya lebih mudah diserap, dengan cara memperbaiki metode, stategi, maupun alat peraga sesuai degan materi yang diajarkan.

Tidak sedikit yang mengatakan pekerjaan guru SD itu seperti kerja borongan. Kenapa dikatakan begitu? Ya karena mengajar semua mata pelajaran kecuali mata pelajaran Agama dan Olahraga. Juga sekaligus jadi guru Bimbingan dan Penyaluhan. Jadi, kalau ada siswa bertengkar dan bermasalah dalam belajar, guru lah yang menyelesaikannya. Sekaligu sebagai tumpuan utama dalam pendidikan formal untuk memberi pengertian akhlak, yang jaman sekarang  kerennya disebut karakter.

Nah anehnya lagi, tuntutan untuk kenaikan tingkat itu harus mamiliki pengambangan diri sebagai salah satu syaratnya, meskipun syaratnya disesuaikan dengan tingkatannya masing-masing. Untuk itu, di pikiran saya, saya harus mempersiapkan mulai dari sekarang, biar kenaikan tingkat lancar.

Pada waktu hari mengajar berakhir alias liburan semester  pertama tiba, sepmat membuka akun media sosial, dan di sana ada informasi workshop penulisan. Menulis artikel, antara lainnya itu. Wah, ini yang saya inginkan. Langsung tanya di kolom komentar. Dan langsung saya daftar di situ.

Besoknya saya datang di tempat workshop di SMPN 26 Malang. Ternyata Kepala sekolahnya adalah Kepala Sekolah yang dulunya bertugas di wilayah Gadang, tepatnya SD Gadang 1. Masih satu gugus dengan sekolah tempat saya mengabdi.

Pada kegiatan workshop itu, pertama diterangkan biasa-biasa saja. Lama kelamaan ada ketertarikan untuk membiasakan menulis. Menulis itu tidak sulit. Menulis tidak selalu membutuhkan referensi. Tetapi yang bagus adalah disertakan referensinya. Yang tertariknya lagi, ingin sekali mempublikasikan karya dan bisa dibuat untuk kenaikan tingkat.

Wah, aku jadi tambah semangat untuk mengikutinya. Mudah- mudahan aku mengikuti pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Aamiin.

Penulis: Tri Lestari (Guru SD Negeri Gadang 3 Kota Malang)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment