Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru, Disdik Batam Matangkan Persiapan

By Redaksi 16 Mei 2017, 09:10:54 WIB Daerah
Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru, Disdik Batam Matangkan Persiapan

Keterangan Gambar : Kantor Dinas Kota Batam


Kota Batam, WPdotCOM – Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2017-2018 Juni mendatang, Dinas Pendidikan Kota Batam lakukan persiapan.

Persiapan PPDB tersebut dilakukan hari ini, Selasa (16/5). Dengan mengumpulkan kepala satuan pendidikan, dinas terkait akan menetapkan kuota penerimaan siswa baru masing-masing sekolah yang ada.

“Selasa besok (red: hari ini), kita akan kumpulkan kepala satuan pendidikan di Kota Batam. Hal ini dilakukan dalam rangka menjamin kesuksesan proses PPDB yang akan dimulai Juni nanti,” demikian ungkap Muslim Bidin, kepala Dinas Pendidikan Batam kepada awak media.

Dengan dikumpulkannya kepala satuan pendidikan, kata Muslim, diharapkan PPDB tahun ini akan berlangsung suskses dan masalah-masalah yang pernah ada sebelumnya tidak terulang lagi.” Semua persiapan telah kita lakukan, dan masing-masing tingkat satuan pendidikan telah memiliki standar sesuai aturan dalam PPDB. Tinggal lagi nanti akan ada pengaturan kuota penerimaan siswa baru agar tidak terjadi tumpang-tindih dan kesemrawutan proses PPDB.

“Untuk tahun ini, kita akan hindari beragam masalah yang muncul terkait kuota masing-masing satuan pendidikan. Tidak akan ada lagi percaloan dalam PPDB. Praktek percaloan ini mengganggu proses PPDB yang telah diatur sedemikian rupa selama ini. Tahun ini kita akan awasi,” jelas Muslim.

Seperti diutarakan salah seorang warga yang kini sedang menunggu proses PPDB dibuka untuk memasukkan anaknya ke salah satu sekolah dasar, banyak warga yang selama ini kesulitan karena adanya percaloan. Apalagi untuk masuk ke sekolah negeri, adanya oknum yang memanfaatkan situasi membuat warga masyarakat harus mengeluarkan uang untuk memasukkan anaknya.

“Tentunya kami ingin masukkan anak kami ke sekolah negeri. Sesuai dengan aturan yang ada, di sekolah negeri ada fasilitas gratis. Tapi hal itu juga menjadikan prosesnya tidak mudah. Ada saja calo yang memancing suasana tidak kondusif,” ujar sumber media ini yang tidak ingin disebutkan namanya.

Menurutnya, tahun ini masyarakat berharap adanya pengawasan yang lebih baik dari pihak kedinasan. Dengan begitu, masyarakat yang memasukkan anaknya ke sekolah akan terjamin dari tangan-tangan tidak bertanggungjawab. (*)

Reporter: Nelfi

Editor: d’Nouvelle




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment