Kebijakan Kemendikbud Sekolah 5 Hari Sepekan Tuai Kekhawatiran Warga Riau

By Redaksi 14 Jun 2017, 19:23:37 WIB Daerah
Kebijakan Kemendikbud Sekolah 5 Hari Sepekan Tuai Kekhawatiran Warga Riau

Keterangan Gambar : Mendikbud RI Muhadjir Efendy


Pekanbaru, WPdotCOM -- Rencana Kementerian Pendidikan dan Kabudayaan RI terkait kebijakan 5 hari sekolah dalam sepekan (SD sampai SMA swasta maupun negeri) dikhawatirkan bisa mengurangi kualitas belajar mengajar seluruh siswa yang ada di Riau.
"Saya bukan masalah menolak dan menerima rencana pemerintah melakukan itu. Sepanjang proses pembelajaran itu baik, menurut kita tidak masalah," kata Aherson, Ketua Komisi E DPRD Riau kepada wartawan, Selasa (13/06/17).

Namun, dikhawatirkannya kebijakan ini bisa mengurangi kualitas belajar dari para siswa itu sendiri. Hasil pembelajaran pun bisa menurun dari tahun sebelumnya.

Saat disinggung apakah kebijakan ini efektif diterapkan di sekolah, menurutnya hal itu tergantung dari sarana dan pra sarana yang ada di sekolah tersebut. Jika ada sarana dan pra sarana yang kurang, maka akan berpengaruh terhadap proses pembelajaran di sekolah.

"Sarana dan pra sarana itu harus diutamakan, termasuk gaji para honorer yang ada di daerah-daerah. Itu harus menjadi perhatian pemerintah, jangan sampai diabaikan," ungkap politisi Demokrat ini.

Lebih lanjut ia mengakui, belum melihat secara rinci proses pembelajaran lima hari tersebut. Sebelum diterapkan Bulan Juli nanti, pihaknya berharap pemerintah pusat terlebih dahulu menerima masukan dari seluruh daerah. Karena setiap daerah pasti mempunyai pemikiran yang berbeda-beda.

"Kalau pemahaman sama dan dapat diterima oleh semua pihak, kita terima saja sepanjang proses belajar mengajar tidak terganggu," tutupnya. (Sumber: riauterknini)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment