Manajemen Mutu Sekolah, Alat Ukur Mencapai Keberhasilan Pendidikan

By Redaksi 08 Jul 2018, 10:36:08 WIB Nasional
Manajemen Mutu Sekolah, Alat Ukur Mencapai Keberhasilan Pendidikan

WPdotCOM – “Sistem Manajemen Mutu, dewasa ini bukan lagi sekedar pembicaraan di level industri kebendaan yang tersebar dari perkotaan hingga pelosok negeri. Dunia pendidikan pun telah mengadopsi sistem ini sebagai tolok-ukur pengembangaan kualitas kelembagaan, baik dari sisi input, proses, maupun output.”

Hal itu diungkapkan Santy Fidrianna, Direktur Pelatihan, Publikasi dan Penerbitan pada lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati dalam diskusi pengembangan mutu sekolah beberapa waktu lalu di Kota Malang.

Menurut tokoh pendidikan bersertifikat ISO ini, sebagai lembaga yang bergerak aktif dalam industri manusia, dalam hal ini dipahami sebagai bentuk proses mencetak manusia-manusia handal di bidangnya melalui sistem pendidikan yang ada, sekolah mempunyai peran strategis dalam peningkatan daya saing bangsa (nation competitiveness). Dalam berbagai kebijakan, lembaga pendidikan ditekankan harus aktif berkontribusi dalam meningkatkan daya saing bangsa melalui keluaran produk dan jasa di pasar kerja dan kualitas generasi.

Oleh karena itu, katanya lagi,  setiap lembaga pendidikan perlu memperbaiki kapasitas fisik, tata kelola, pendanaan dan sumberdaya manusia. Selain itu, juga perlu membangun unit penjaminan mutu sehingga menjadi institusi yang sehat dan berdaya saing. Manajemen mutu merupakan bentuk tanggungjawab institusi pendidikan kepada publik (stakeholders).

“Walaupun sistem manajemen mutu itu bersifat internally driven, tapi sangat perlu terus menerus ditingkatkan dan diimplementasikan dalam proses kegiatan akademik dan non akademik,” terang penulis buku Membangun Sekolah Unggul itu.

Lebih jauh Santy mengungkapkan, sebagai salah seorang unsur pimpinan dari lembaga yang intens bergerak dalam pembangunan manusia, ia pun kini tengah mempersiapkan kegiatan-kegiatan workshop sistem manajemen mutu yang akan digelar di sekolah/institusi pendidikan.

“Ini bentuk kepedulian kita dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di tanah air. Melalui workshop-workshop yang kita gelar di daerah-daerah kerjasama, diharapkan pengelolaan pendidikan akan semain membaik. Selain itu, pemerataan kualitas juga menjadi salah satu alasan penting yang harus diejawantahkan oleh setiap elemen bangsa, agar tidak terjadi jurang kualitas antara satu daerah dengan daerah lainnya,” imbuh Santy. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment