Menulis, Bukan Hanya Ketertarikan Namun Juga Karena Kebutuhan

By Redaksi 07 Nov 2018, 10:54:16 WIB Artikel Ilmiah
Menulis, Bukan Hanya Ketertarikan Namun Juga Karena Kebutuhan

Keterangan Gambar : Ilustrasi Menulis (Google Image)


WPdotCOM -- Kegiatan tulis menulis merupakan suatu momok yang ditakuti oleh sebagian orang.  Banyak orang yang berhenti untuk berpikir tentang menulis.

Menulis, merupakan rangkaian kegiatan menuangkan hasil pikiran ke dalam bentuk tulisan, yang disusun dalam bahasa yang baik dan benar menurut kaidah Bahasa Indonesia.

Sebagai seorang guru, sangat dianjurkan untuk selalu menulis. Baik dalam bentuk karya ilmiah, maupun non ilmiah. Penulisan karya ilmiah oleh guru dapat digunakan sebagai bahan kenaikan pangkat sebagaimana yang diamanatkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Dalam peraturan itu dijelaskan, seorang guru diwajibkan melakukan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Salah satu PKB yang dimaksud di sana, adalah dengan melakukan kegiatan publikasi ilmiah dari karya tulis yang dibuat dan disusun sendiri.

Begitu pula dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010, yang mengatur tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Di situ, dijelaskan besaran angka kredit dari PKB Guru di bidang publikasi ilmiah sesuai masing-masing kepangkatan dan golongan.

Namun kenyataan yang ditemui di lapangan, banyak guru yang terkendala  dalam kenaikan pangkatnya karena kekurangmampuannya dalam menulis dan memublikasi karya tulis. Sehingga banyak yang mentok dalam pangkat yang mensyaratkan karya tulis ilmiah dan publikasi ilmiah itu. Banyak guru yang terhenti kepangkatannya di golongan IIIb, IIIc, IIId, dan IVa.

Berdasarkan kenyataan di atas, tentunya harus ada terobosan yang dilakukan. Maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung melakukan fasilitasi bagi guru untuk memenuhi tanggungjawabnya itu. Bentuk fasilitasi tersebut adalah dengan mengadakan pelatikan KTI bagi guru-guru di Kabupaten Sijunjung. Pesertanya diambil dari perwakilan masing-masing kecamatan. Syarat peserta yang ikut harus berumur di bawah 45 tahun.  Guru-guru yang sudah berumur di atas 45 tahun tidak dibolehkan mengikutinya. Padahal bagi guru-guru yang berumur di bawah 45 tahun, sebagian besar belum berpangkat  III c dan IIId, apalagi IV a. Walupun demikian , kita harus mematuhi segala aturan yang berlaku. Pihak kedinasan tentunya memiliki maksud dan tujuan yang baik bagi semua guru yang ada.

Dari kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung itu, maka terketuklah hati penulis untuk mengikuti kegiatan menulis karya tulis ini karena saya sangat membutuhkannya. Beruntung ada teman satu sekolah yang menjadi peserta pada kegiatan pelatihan KTI ini di Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung. Informasi yang diperoleh dari teman itu, bahwa setiap guru boleh mengikuti kegiatan KTI ini untuk selanjutnya dibimbing hingga menghasilkan karya tulis berupa buku, diktat, hasil penelitian, dan karya tulis ilmiah lainnya, serta karya tulis poupuler. Setiap tulisan itu nantinya akan dipublikasikan dan diakui angka kreditnya oleh Dinas Pendidikan.

Adanya informasi tersebut, maka penulis langsung menghubungi narasumber pembimbing  kegiatan. Tujuannya adalah untuk menyakan perihal bimbingan bagi non-peserta workshop, dan pembimbing pun menyanggupinya. Maka timbul niat dan tekad di hati ini untuk memulai menulis.

Inilah awal dari kegiatan yang akan penulis ikuti. Mudah-mudahan kegiatan Karya Tulis Ilmiah ini berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk diri sendiri dan sebagai motivasi bagi rekan-rekan guru  lain yang juga membutuhkan.

Daftar Pustaka

  1. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
  2. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2010 dan Nomor 03/V/PB/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Penulis: Ratna Juita, S.Pd (Guru SD Negeri 13 Taratak)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment