MGMP Pemasaran se-Kota Malang, Bahas Penyusunan Silabus Kur. 13 Versi 2017

By Redaksi 05 Agu 2017, 17:41:25 WIB Nasional
MGMP Pemasaran se-Kota Malang, Bahas Penyusunan Silabus Kur. 13 Versi 2017

Keterangan Gambar : MGMP Pemasaran SKM se-KOta Malang (Dok. Pribadi)


Malang, WPdotCOM – Memasuki tahun pelajaran baru 2017-2018, seluruh elemen pendidikan disibukkan dengan beragam aktivitas. Tak ketinggalan, guru-guru yang tergabung dalam kelompok gugus dan gabungan mata pelajaran ikut sibuk dengan pertemuan-pertemuan.

“Ini adalah pertemuan pertama di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Mapel Pemasaran SMK se-Kota Malang. Selain sebagai pertermuan pasca lebaran Idul Fitri, di kesempatan ini ada berbagai agenda yang dibicarakan,” demikian ujar Santy Fidrianna, guru SMK Telkom Malang kepada Warta Pendidikan melalui ponselnya, Sabtu pagi (5/8).

Menurut Santy yang juga penulis buku ‘To Mekkah with Love’ ini, kegiatan MGMP Pemasaran perdana di tahun pelajaran 2017-2018 yang digelar di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang tersebut, menjadi ajang silaturrahim bagi sesama pengampu mata pelajaran pemasaran tingkat SMK se-Kota Malang.

“Selain silaturrahmi, saat ini dibicarakan terkait sosialisasi hasil bimbingan teknis MGMP Pemasaran, serta pembagian surat pemberitahuan data simpkb guru mata pelajaran Pemasaran,” imbuh Santy.

Bagi rekan-rekan guru mata pelajaran Pemasaran SMK yang tergabung dalam MGMP tersebut lanjut Santy, pemberitahuan terkait simpkb guru saat ini begitu penting. Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktirat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, seluruh guru di Indonesia pada tahun ini kembali masuk pada proses pendataan. Pendataan tersebut dimaksudkan untuk memperjelas posisi guru, serta upaya peningkatan kompetensi guru melalui uji kompetensi berkelanjutan.

“Ini langkah maju bagi dunia pendidikan. Dengan adanya kebijakan yang memperjelas posisi berbasis pengelompokan sesuai mata pelajaran yang diampu, tentunya akan memudahkan peningkatan kompetensi,” jelas Santy yang sehari-hari aktif dalam pengembangan dunia literasi bidang pendidikan itu.

Tekait agenda lain dari MGMP perdana tersebut, Santy juga menjelaskan adanya pemberitahuan tentang sinkronisasi penyusunan silabus sesuai Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013 versi revisi 2017.

“Tidak banyak yang berubah. Silabus lebih dimatangkan dengan pengintegrasian pendidikan karakter sesuai amanah peraturan Mendikbud. Hal ini akan menyempurnakan proses kegiatan belajar mengajar yang bukan sekedar mentransfer pengetahuan, tapi juga pembentukan sikap,” terangnya.

Sementara itu di lain pihak, Nova Indra, pimpinan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati, sebuah lembaga yang bergerak aktif dalam mencermati dan menyikapi persoalan pendidikan secara nasional, ketika dihubungi media menyatakan dukungannya terhadap pembinaan berbasis pengelompokan guru yang ditetapkan Kemendikbud.

“Melalui  pembinaan guru berbasis pengelompokan mata pelajaran, tentunya akan memudahkan pemograman pembinaan. Akan lebih spesifik dan menjurus pada peningkatan kompetensi sesuai mata pelajaran yang diampu,” ujarnya. (*)

Reporter: d’Nouvelle

Editor: d’Nouvelle




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment