Pererat Silaturrahim Meski Perbedaan Membentang di Hadapan

By Redaksi 02 Sep 2018, 16:30:19 WIB Sekolah Indonesia Menulis
Pererat Silaturrahim Meski Perbedaan Membentang di Hadapan

WPdotCOM -- Bagi masyarakat yang telah mengenal tradisi berjabat tangan, biasanya mereka melakukannya dengan maksud atau beberapa motivasi.

Motivasi pertama, berjabat tangan untuk meminta maaf atas kesalahan. Kedua, berjabat tangan untuk tanda persahabatan. Ketiga, berjabat tangan karena kedua belah pihak telah lama tak berjumpa. Dan keempat, berjabat tangan untuk mempererat silaturahim.

Sejalan dengan motivasi di atas, dalam praktik keseharian, tradisi berjabat tangan begitu mengakar kuat dilakukan oleh anak kepada orang tua, murid kepada guru, bawahan kepada atasan, dan oleh masing-masing sahabat terdekat.

Tradisi berjabat tangan dalam kondisi demikian sangat dianjurkan oleh agama. Bahkan, ada satu hadis yang menjelaskan tentang terampuninya dosa seseorang yang senantiasa memelihara tradisi berjabat tangan.

"Bila dua orang Muslim saling berjumpa, lalu keduanya berjabatan tangan, maka, kedua orang itu akan diampuni dosanya sebelum keduanya berpisah."

Dari hadis ini dapat dipahami, berjabat tangan dalam ajaran agama tak hanya menjadi tradisi. Lebih dari itu, ia telah dilegitimasi oleh nilai agama yang sarat dengan muatan ibadah.

Bagi yang berjabat tangan, tidak hanya meraih rasa syahdu atau keasyikan yang diluapi kegembiraan, tetapi ia akan memperoleh pahala sekaligus terhapus dosanya. Namun tentunya tidak melulu saling berjabat tangan akan menjadi ibadah. Hal itu dilihat dari niat dan tujuannya.

Narasi: disadur dari republika.co.id

Quote: Nova Indra                             

Desain Quote: Santy Fidrianna

Gambar: Google Image




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment