Perpusnas Harapkan Penerbit Patuhi Kewajiban Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam

By Redaksi 18 Jun 2019, 20:54:22 WIB Nasional
Perpusnas Harapkan Penerbit Patuhi Kewajiban Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam

Keterangan Gambar : (Dok. Warta Pendidikan)


WPdotCOM, Malang Kota – Menyegarkan pemahaman dan pengetahuan para penerbit tentang proses dan pentingnya keakuratan data pengajuan ISBN sangatlah penting. Setidaknya itulah kesimpulan dari kegiatan Rapat Kerja Teknis ISBN 2019 di Kota Malang.

Selasa (18/6), bertempat di Hotel Atria Malang, Rapat Kerja Teknis ISBN 2019 yang bertajuk “Kontribusi ISBN dalam Perkembangan Perbukuan Nasional” itu, diikuti sekitar 60 penerbit yang berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

“Ini adalah program Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebagai badan resmi negara yang mengurusi bidang publikasi dan penerbitan sebagai perpanjangan tangan pemerintah.  Melalui Perpusnas dengan unit yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang pengurusan dan penerbitan International Standard Book Number (ISBN), setiap proses terbitan di wilayah Indonesia akan tertata sedemikian rupa dengan prosedur yang lebih baik,” demikian ungkap Ir. Ofy Sofiana, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas RI dalam arahannya saat membuka acara.

Pada kesempatan itu, Ofy yang didampingi oleh Narasumber yang berasal dari Tim ISBN Perpusnas, menyampaikan pentingnya para penerbit di wilayah Indonesia untuk lebih memahami pentingnya sosialisasi tentang ISBN dan pengajuannya.

“Dengan banyaknya mahasiswa, guru, dan pelajar di wilayah ini, merupakan potensi yang sangat besar bagi kelangsungan industri perbukuan dan penerbitan. Sekaligus ini menjadi keuntungan bagi penerbit yang mampu menjembatani para penulis untuk memublikasi karya-karyanya dalam bentuk buku berISBN,” imbuhnya.

Kegiatan yang begitu penting bagi penerbit tersebut, selanjutnya diisi dengan paparan materi dari narasumber yang telah ditetapkan. Tiga narasumber, memberikan penyegaran tentang bagaimana kontribusi  ISBN dalam perbukuan nasional. Kepala Subdirektorat Bibliografi Dra. Prita Wulandari, Mim.Lib, memaparkan marteri dengan judul Perkembangan ISBN dan Koleksi Deposit Nasional. Dalam materinya, ia menyampaikan terkait dengan grafik perbukuan nasional yang tiap tahun mengalami kenaikan signifikan. Namun, tentunya harus diikuti dengan kepatuhan para penerbit dalam menjalankan kewajiban Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam sesuai Undang-undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perbukuan, sebagai penmgganti Undang-undang No. 4 Tahun 1990.

“Ini penting ditaati oleh seluruh penerbit. Menurut data yang ada pada kami, sampai tahun 2019 masih ada buku terbitan yang belum diserah-simpankan kepada Perpusnas,” terangnya.

Sementara itu, pemateri yang juga Tim ISBN Perpusnas Ir. Hidayat Edi Pramono, M.Si, yang mengampu materi berjudul Kontribusi ISBN dalam Perkembangan Perbukuan Nasional menyampaikan, Perpusnas telah menetapkan bahwa setiap penerbit yang tidak melakukan proses serah simpan buku yang telah diterbitkan, maka pihaknya akan melakukan pemblokiran sementara sampai kewajiban tersebut dipenuhi.

“Ini adalah cara kami dalam menjalankan tugas dan fungsi guna memenuhi dan menjalankan peraturan Kepala Perpusnas. Bagi penerbit yang belum menyerahkan terbitannya, maka penerbit bersangkutan tidak dapat melakukan pengajuan ISBN. Kami akan blokir akunnya sampai kewajiban itu dipenuhi,” paparnya.

Menutup paparan materi, disampaikan oleh Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Kota Malang dengan tajuk Perkembangan Penerbitan di Malang. (ni)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment