Prof. Dr. Edwar Juliartha, Tokoh Akademik dan Birokrat Berjiwa Besar

By Redaksi 22 Apr 2017, 16:46:10 WIB Nasional
Prof. Dr. Edwar Juliartha, Tokoh Akademik dan Birokrat Berjiwa Besar

Keterangan Gambar : Prof. Dr. Edwar Juliartha (Dok. P3SDM Melati)


Padangpanjang, WPdotCOM – Mundurnya Prof. Dr. Edwar Juliartha dari posisi Sekretaris Daerah Kota Padangpanjang meninggalkan bekas mendalam di hati warga. Tokoh muda yang sudah mencapai posisi tertinggi di birokrasi kota berjuluk Serambi Mekkah tersebut, sejak beberapa hari lalu meninggalkan kursi empuk di balaikota setempat.

“Ini adalah pilihan saya. Ada hal yang sangat pribadi yang tidak bisa saya ceritakan. Tentunya ini menjadi bagian dari keputusan untuk membangun diri saya ke arah yang lebih baik,” demikian ungkap Edwar kepada WARTA PENDIDIKAN di kediamannya, Kamis (20/4).

Pria asli tanah Mpek-mpek Sumatera Selatan itu memang sangat kuat memegang prinsip. Baginya, jabatan bukanlah segalanya. Menurut Edwar, selama ini dirinya tidak mencari-cari jabatan di manapun. Jabatan baginya adalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan pada Sang Pencipta kelak.

Pada kesempatan bincang-bincang lebih dari tiga jam di rumah dinasnya, sangat terlihat profil seorang tokoh yang memiliki integritas pada profesi. “Bagi saya, di tempat yang jauh dari tanah kelahiran, selain profesi yang sedang saya emban, saudara dan sahabat sangat penting aya temukan. Karena merekalah yang akan selalu ada di setiap saat saya,” terangnya.

Saat ditanya mengenai rencana selanjutnya setelah mundur dari jabatan yang sudah dipegangnya selama 1 tahun dua bulan itu, Edwar belum mau menjelaskan.

“Nanti akan saya kabarkan ke kawan-kawan media. Saat ini saya sedang mempersiapkan beberapa kegiatan pribadi di luar daerah,” jelasnya.

Ya begitulah dunia, jabatan dan profesi hanyalah sebuah amanah. Terdengar ringan dan hanya menjadi bagian rutinitas bagi sebagian orang, tapi tidak bagi Profesor jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang ini.

Sebagai seorang akademisi yang sudah malang melintang dalam aktivitas akademik dan birokrasi, tokoh muda berusia 42 tahun  yang bergelar Dato Ratu Penghulu ini makin matang. Kini, selain mengelola media miliknya yang terus berkembang pesat di Sumatera Selatan, ia pun ikut membimbing terbitnya jurnal pendidikan dan budaya WARTA PENDIDIKAN ini. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment