Sebentar Lagi Kita Merdeka

By Redaksi 17 Agu 2018, 08:16:06 WIB Sekolah Indonesia Menulis
Sebentar Lagi Kita Merdeka

WPdotCOM -- Kemerdekaan, suatu kata yang selalu menggugah emosi ketika diucapkan. Maka tak heran, hampir seluruh tokoh publik gemar menggunakan kata tersebut untuk membakar semangat masyarakat, baik politisi, aktivis, akademisi, petinggi militer, pekerja seni, hingga tokoh agama.

Lagipula, siapa yang tidak menyukai kemerdekaan? Setiap individu mencintai hal tersebut, terutama bila diberlakukan untuk dirinya sendiri. Semua orang ingin dirinya merdeka. Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang menginginkan hidup dengan dipaksa atau diperalat oleh entitas diluar dirinya sendiri.

Setiap orang menginginkan memiliki kemerdekaan untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya, untuk membangun keluarga dengan siapapun yang ia cintai, untuk menggunakan produk yang sesuai dengan seleranya, serta untuk mencari kebahagiaan sesuai dengan caranya masing-masing. Kesukarelaan seseorang untuk hidup dirantai oleh orang lain merupakan sesuatu yang sangat kontradiktif.

Sayangnya tidak semua individu memiliki kemerdekaan untuk melakukan hal tersebut, bahkan di negara yang mengklaim dirinya sebagai negara yang merdeka.

Sebagai pendidik di negeri ini, sangatlah berhati-hati di dalam melangkah maupun bertindak apalagi dengan beban memakai baju coklat kekhi yang sangat disegani siswa. Profesi “guru” merupakan role model yang menjadi panutan di sekolah maupun di lingkungan sekitar. Harus bisa memberi contoh yang baik dan benar.

Tetapi dengan memahami arti kemerdekaan yang sesungguhnya, profesi ini sangat menguntungkan dalam mengimplementasikan arti kata merdeka. Seperti merdeka dalam mengelola kelas, merdeka dalam mendidik moral siswa sesuai keyakinan masing-masing, dan merdeka dalam menuliskan ide atau karangan dalam sebuah karya tulis atau buku. Jadi, menyalurkan kemerdekaan bisa disesuaikan dengan profesi masing-masing. Tidak terbatas profesi guru saja yang merdeka. Polisi, dokter, Manager, dan lainnya, mempunyai kesempatan yang sama dalam pengimplementasian keilmuan dalam mensikapi kata merdeka.

Mari dalam rangka memperingati hari kemerdekaan kali ini, kita memerdekakan diri kita masing-masing tanpa harus merasa terkekang dengan profesi apapun. Buka wacana baru bahwa arti merdeka sangatlah luas. Tidak hanya merdeka bernegara tetapi merdeka dalam mengexpresikan kemampuan diri.

(Penulis : Fauziah, Guru Bukittinggi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment