Secangkir Kopi Manis Kehidupan

By Redaksi 14 Jul 2018, 07:56:32 WIB Sastera
Secangkir Kopi Manis Kehidupan

WPdotCOM -- Jika melihat kehidupan dengan mata optimisme, maka akan engkau dapati keindahan di setiap sudutnya. Bahkan termasuk di dalam keburukan sekalipun (engkau tetap bisa menemukan keindahan disana).

Jika Dia membuatmu sakit , dan karenanya engkau jadi lebih mengingat-Nya, maka sungguh berarti Dia telah menyehatkanmu. Dan bila Dia membuatmu sehat, namun karenanya engkau justru berpaling dari-Nya, maka hakekatnya Dia telah menyakit-kanmu.

Saat tawakkal berkata: aku akan berangkat untuk bekerja, maka kesuksesanpun langsung menimpali: dan aku akan selalu bersamamu. Sedang ketika kemalasan berujar: aku akan duduk untuk bersantai, maka kemalanganpun (kegagalan pun) serta merta menyahut: dan aku selalu setia menyertaimu.

Jika orang-orang baik tidak tahu tentang cara/manajemen kerja, maka Allah akan membiarkan orang-orang jahat memimpin/menguasai mereka.

Kondisi sakit adalah sebuah “sekolah” penempaan diri. Dimana jika pasien mampu memanfaatkannya denga sebaik-baiknya, niscaya akan menjadi nikmat tiada tara.

Posisikanlah dirimu dalam hidup ini sebagaimana hidup itu sendiri telah “menempatkanmu”, seraya tak henti berupaya terus meningkat dan meningkat dalam kebaikan dan takwa. Wallahu a'lam bishawab. Barakallahufikum... (Untaian Mutiara Hikmah DR. Musthafa As-Siba’i)

Narasi: Santy Fidrianna (disadur dari berbagai)

Quote: Nova Indra

Gambar: Google Image

Desain: Santy Fidrianna




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment