Tingkatkan Kompetensi Guru, SMP Negeri 26 Kota Malang Gelar Workshop KTI

By Redaksi 22 Des 2017, 20:42:06 WIB Sekolah Indonesia Menulis
Tingkatkan Kompetensi Guru, SMP Negeri 26 Kota Malang Gelar Workshop KTI

Keterangan Gambar : Pancayani Dinihari saat berpose dengan latar Istana Putih di Jepang (Dok. Pribadi)


WPdotCOM -- Para guru di Indonesia yang kini berada di golongan 4A, rata-rata terbebani jika mau naik pangkat. Hal itu, disebabkan karena dari berita berita sesama teman yang kini di golongan 4A, bila mau naik pangkat ke 4B harus membuat PTK, artikel, modul, buku, jurnal dan lain-lain.

Jika diteliti, rata-rata yang golongan 4A ada yang sudah 8 tahun, 9 tahun, 10 tahun, bahkan ada yang lebih. Karena aktivitas menulis merupakan momok bagi para guru tersebut. Dan jika ditanya kenapa tidak mau urus kenaikan pangkat, jawabnya selalu sama yaitu sulit atau tidak bisa menulis PTK. Selaku kepala sekolah, memberi motivasi kepada para guru yang sudah lama tidak naik pangkat, dan yang memang mau belajar menulis, akhirnya kami ajak untuk ikut workshop penulisan karya ilmiah.

Hal ini terinspirasi dari seorang teman kepala sekolah SD Bandungrejosari 2, saat ketemu pada hari ulang tahun PGRI. Ia menunjukkan tulisannya berupa buku dan berupa artikel. Padahal, ketika tahun 2013 masih butuh dimotivasi untuk menulis sebuah artikel di koran MP. Bahkan penulis yang membantu tulisan beliau, dan sekarang sudah menghasilkan tulisan berupa buku. Dalam benak ini bertanya, orang yang dimotivasi saja bisa kenapa motivatornya tidak. Sedangkan sejak tahun 2004 sudah bisa menulis thesis, dilanjutkan menulis PTK, artikel di koran, makalah, bahkan jurnal.

Menuruti referensinya, akhirnya kami mengundang narasumber untuk membimbing teman-teman menulis karya tulis ilmiah di sekolah SMPN 26 kota Malang sambil mengisi liburan. Ternyata narasumbernya masih sangat muda, dan smart sekali menyampaikan motivasi dan harapan supaya teman-teman bisa dan mau menulis. Kata narasumber, menulis itu akan jadi kebiasaan, jika dilatih menulis satu lembar sehari, dengan membutuhkan waktu 30 menit sampai 1 jam selama 21 hari sebelum tidur, maka kita akan ketagihan untuk menulis dan tidak akan bisa tidur sebelum menulis.

Beliau menceritakan pengalaman putranya yang baru berusia 9 tahun diajarkan menulis hanya satu paragraf selama 5 minggu sebelum tidur. Maka akan ketagihan menulis, dalam arti tidak bisa tidur sebelum menulis.

Hal yang membuat menarik adalah, ketika nara sumber mau membimbing sampai kami bisa menghasilkan tulisan, dan mempunyai media cetak sendiri. Tulisan kami bisa langsung diterbitkan dimana tidak didapatkan di workshop yang lain di Kota Malang. Biasanya workshop penulisan karya ilmiah, hanya diajari bagaimana menulis. Akan tetapi tidak mau membimbing sampai diterbitkanya tulisan kita.

Jika teman-teman sudah termotivasi menghasilkan tulisan karya ilmiah, maka tugas sebagai kepala sekolah, sudah bisa mewujudkan kompetensi di bidang literasi . Inilah kiranya salah satu tugas pokok dan fungsi selaku menejer satuan pendidikan. Memberu ruang dan wadah pengembangan diri bagi guru-guru, termasuk di bidang literasi, sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenegpan-RB) Nomor 16 tahun 2009.

Penulis: Pancayani Dinihari (Kepala SMP Negeri 26 Kota Malang)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment