Workshop KTI dan Buku Guru, Jembatani Cita-cita Menulis

By Redaksi 24 Des 2017, 05:50:41 WIB Sekolah Indonesia Menulis
Workshop KTI dan Buku Guru, Jembatani Cita-cita Menulis

Keterangan Gambar : Ilustrasi (Dok. Google)


WPdotCOM -- Satu bulan yang lalu, kepala sekolah menginformasikan lewat whatsapp tentang penulisan buku karya ilmiah. Ada ketertarikan mengikutinya, tapi biayanya  cukup mahal, Rp 450.000?

Sebelumnya anak saya juga anak menawarkan workshop menulis dan gratis, tapi waktu yang tidak bisa saya luangkan karena ada kegiatan  simPKB yang harus wajib saya ikuti. Sebenarnya saya pingin sekali nulis buku walaupun hanya sekali. Syukur-syukur bisa menulis buku yang bisa diberikan  kepada masyarakat, walaupun itu sedikit ilmu yang saya punyai, mengingat saya menjadi guru sudah 34 tahun. Ada banyak hal dalam benak ini  untuk bisa membagikan pengalaman mengajar selama ini kepada guru lain, atau siapa saja yang mau membacanya.

Kepala Sekolah yang terus memberi motivasi untuk mengikuti workshop ini. Akhirnya jadi  nyambung, karena saya juga ingin menulis buku. Buku yang bisa menginspirasi guru  agar mengembangkan diri, terutama dalam perkembangan pendidikan di Indonesia dan mata pelajaran PPKn pada khususnya

Dua minggu lalu, Kepala Sekolah menentukan harinya yaitu hari ini, tanggal 22-23 Desember 2017, hari libur  semester.  Sebenarnya, walaupun libur  saya ada kegiatan yang lumayan padat. Pertama, di hari libur saya pingin bersih-bersih rumah atau benahi rumah yang belum beres. Kedua, saya kebetulan mengajar di dua tempat yaitu di SMP swasta Wahid Hasyim, yang mana ada kegiatan Fun Religi yang dilaksanakan selama satu minggu. Jadi, tetap saya masuk kegiatan mendidiknya mulai malam sampai pagi kebetulan piket malam bagian saya. Yaa, begitulah yang saya jalani, mengurusi dan membimbing anak yang paling sulit membangunkannya di tengah malam untuk mengajak sholat malam dan shubuh. Maka dari itu,  saya harus ijin dulu untuk bisa mengikuti workshop yang saya anggap penting ini, karena saya menginginkan ilmunya.

Saya datang ke sekolah  SMP 26 pukul 07.34,  karena menurut ibu kepala sekolah narasumber datang pukul 07.30.  Saya kira saya terlambat  ternyata narasumber yang dari Padang tersebut belum datang.

Setelah pembukaan, ia memberikan penjelasan tentang penulisan karya ilmiah. Memang kalau mau menulis tidaklah sulit. Mengawalinya saja yang sulit. Pernah juga saya mendapatkan cara menulis buku, yaitu dengan apa yang kita bicarakan  atau kita ceritakan  kemudian kita tulis dengan bahasa kita sendiri.

Penjelasan Pak Nova sebagai narasumber tentang jenis-jenis penulisan artikel, akhirnya juga saya pahami walaupun belum keseluruhan. Karena menulis sepertinya memang harus mencoba,  baru tahu apa kelemahan yang ada. Sampai saat saya menulis ini, menjadi tumpahan unek-unek saya , dan saya sangat berterimakasih  kepada Bu Dini yang memberikan motivasi terus supaya mau mengikuti  workshop penulisan ini.

Semoga semua keinginan saya untuk bisa menjadi penulis, telah di dengar Allah. Dikabulkan sampai nanti bisa menjadi sebuah buku yang sangat bermanfaat bagi khalayak dan semoga menjadi amal jariah. Bukan sekedar menjadi bagian kewajiban sesuai dengan peraturan-peraturan pemerintah terkait kenaikan pangkat guru.

Penulis: Endang Sulistyowati (Guru SMP Negeri 26 Kota Malang)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment