Penguatan Pendidikan Karakter, Rutinitas Sepanjang Waktu

WPdotCOM — Kriiiiing…!!! Bel tanda masuk sekolah berbunyi tepat pada pukul 07.00 WIB. Semua siswa SDN Bandungrejosari 2 berbaris masuk  kelas.

Kebiasaan berbaris sebelum masuk kelas, dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan siswa. Kedisiplinan akan  menentukan kualitas pendidikan.

Sesaat setelah berada dalam kelas, semua siswa secara bersama-sama membaca Asmaul Husna yang dipandu dari ruang guru. Kebiasaan membaca Asmaul Husna ditujukan untuk lebih meningkatkan kebiasaan siswa dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selesai membaca Asmaul Husna, dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dipandu oleh guru agama. Membaca doa sebelum  dan sesudah belajar, akan mendorong siswa untuk selalu mengingat keberadaan Allah SWT, serta meningkatkan kadar keimanan para siswa.

Setelah do’a selesai dibacakan, diteruskan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diharapkan  dapat menumbuhkani jiwa nasionalisme yang tinggi pada siswa. Memupuk rasa nasionalisme harus dimulai sejak dini, oleh karenanya kebiasaan yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme seperti menyanyikan lagu-lagu wajib nasional, harus selalu kita tanamkan pada diri siswa.

Kegiatan selanjutnya adalah pembacaan janji siswa, yang dibaca secara bersama oleh seluruh siswa dari kelas satu sampai kelas enam. Pembacaan janji siswa tersebut dipandu oleh salah satu siswa dari ruang guru secara bergiliran tiap hari. Janji siswa tersebut berisi tentang janjinya siswa untuk takwa kepada Tuhan YME, menghargai dan menghormati guru dan orangtua, menyayangi sesama teman, peduli dan mencintai lingkungan, sampai menjaga nama baik diri, lingkunagan dan sekolah .

Kebiasaan-kebiasaan di atas, selalu dilakukan oleh seluruh siswa SDN Bandungrejosari 2 setiap hari sebelum pelajaran dimulai. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk lebih meningkatkan penguatan pendidikan karakter di sekolah. Melalui kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan itu, kita dapat menanamkan jiwa nasionalisme, percaya diri, jujur dan bertanggungjawab, peduli, serta menanamkan jiwa gotong royong dalam setiap pribadi siswa.

Penulis: Wasri (Guru SD Negeri Bandungrejosari 2 Kota Malang)

Tinggalkan Balasan