oleh

Dari Hobi Sejak Belia, Kini Menjadi Kewajiban dan Syarat Kenaikan Pangkat

WPdotCOM — Deringan telepon mengagetkan. Belum hilang rasa kaget itu, akhirnya panggilan telepon tersebut pun penulis terima. Ternyata dari dari Pengawas  Binaan SD Kecamatan Kupitan. Dengan rasa berdebar dan tanda tanya dihati, penulis mendengarkan suara yang bersangkutan di ujung telepon.

Akhirnya ku lega mendengar Pengawas berkata bahwa penulis diutus untuk menindaklanjuti surat undangan Dinas  Nomor: 800/3526/ Dikbud -2018 tentang Workshop Penulisan Karya Ilmiah Guru. Penulis langsung jawab bersedia ikut tanpa terpaksa, dan tanpa pikirkan yang lainnya. Namun belum sempat berlalu, Kepala sekolah kemudian memanggil. Yang dibicarakan tak lain adalah telepon dari pengawas.

Dua hari sebelum tanggal penugasan, penulis pun berpikir bahwa siswa akan ku tinggal tanpa guru. Maka dengan spontan penulis harus buat RPP dan tugas- tugas untuk siswa. Tak ingin rasanya meninggalkan siswa tak belajar tanpa bimbingan. Dan pada hari Sabtu tanggal 20 Oktober 2018, penulis pamit pada semua siswa. Penulis sampaikan bahwa akan melaksanakan pelatihan menulis buku. Serentak suara gaduh di kelas. Dalam kegaduhan tersebut maka dengan beraninya satu siswaku berbicara… “duh….buk kami ditinggal lagi!” Penulis pun  memberikan motivasi seperti andai ibu berhasil menulis buku, maka ibu akan ajarkan siswa ibu untuk bisa menjadi jurnalis terkenal, ok….? Siapa yang mau terkenal? Serentak anak-anak ku menjawab, “kami buk…!” Semangat yang luar biasa, menjadikan satu tekat harus berhasil dengan doa siswa  mengiringi langkah ini.

Minggu malamnya penulis menyibukkan diri dengan membuat tugas yang akan diberikan untuk siswa agar mereka tetap belajar walau tanpa guru di kelas. Setelah itu, tugas-tugas itu penulis titipkan pada teman seprofesi.  Kemudian bisa berangkat dengan lega. Semoga ilmu yang penulis dapatkan bisa membuat hari-hari berikutnya lebih berarti.

Baca Juga:  Satu Pembiasaan Aktivitas Religius, Mantapkan Banyak Nilai

Bagaimana tidak, dari kecil sudah hoby menulis. Setiap pembelajaran bahasa Indonesia, penulis selalu menampilkan puisi dan karangan, langsung yang penulis karang seketika di kelas, dan siswa  senang serta menyukainya. Dari aktivitas itulah mereka penulis ajarkan untuk selalu jujur dan terbuka. Salah satunya adalah dengan memiliki diary yang setiap minggu ditulisi,  dan penulis benahi tulisan mereka. Bahkan, dari pembiasaan itu lahir puisi-puisi indah mereka, yang dipajang di majalah dinding kelas.

Ternyata penulis temukan trik jitu  atau metode untuk merubah tulisan siswa  yang jelek. Melalui diary mereka tersebutlah penulis menjadi lebih dekat. Penulis jadi tahu kisah mereka, apa yang mereka alami, dan bahkan tahu kehidupan mereka. Dengan rangkulan kecil komunikasi terjalin bersama. Betapa bahagianya hari-hari yang terlalui bersama mereka.

Perjalanan dari rumah ke Muaro memakan waktu 1 jam perjalanan dengan naik motor. Udara begitu dingin dan sejuk. Penulis nikmati perjalanan dengan bahagia walau jalanan yang dilalui tidak begitu bagus, sembari  menanamkan satu tekat, harus belajar dan belajar lagi.

Sesampainya di Hotel Bukik Gadang Muaro, hati pun lega. Penulis sampai tepat pada waktu yang ditetapkan. Pendaftaran penulis isi, begitu juga perjanjian yang wajib ditandatangani membuat tantangan mengasyikkan.

Setelah mendengarkan sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung Drs.Ramler, SH. MM, bahwa keprofesian sangatlah mendukung karir guru dalam kenaikan pangkat dan peningkatan keprofesian. Yang mengacu kepada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, serta Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Guru dan Angka Kreditnya, bahwa salah satu kegiatan pengembangan profesi adalah publikasi Ilmiah. Untuk itu seorang guru harus memiliki karya tulis ilmiah berupa buku, jurnal maupun penelitian lainnya  sebagai perwujudan program  mutu guru di bidang  literasi kepenulisan.

Baca Juga:  Asyiknya Belajar Menulis KTI, Selain Kewajiban Juga Bisa Jadi Kebiasaan

Penulis berharap, semoga dengan pelatihan KTI, akan mendapatkan ilmu menulis yang lebih baik dan terarah. Dan terlahir penulis-penulis handal yang membuka cakrawala dunia pendidikan semakin maju dan terkemuka, seperti menjamurnya kecangihan teknologi pada saat ini.

Datar Pustaka

Peraturan Menteri Negara Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reormasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009

Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 turunan permennegpan-RB No. 16 Tahun 2009

PP No. 11 Tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil

Penulis : Widiastuti, S.Pd   (Guru SDN 4 Batu Manjulur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *