oleh

Tanwir Tapak Suci Segera Digelar di Awal 2020, Perubahan AD-ART Jadi Salah Satu Agenda

WPdotCOM, Yogyakarta — Setahun pasca Muktamar 15 di Makasar, Pimpinan Pusat Tapak Suci akan selenggarakan Tanwir pertama.

Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar dengan tema “Revitalisasi Perguruan Menuju Tapak Suci yang Berkeunggulan” itu, mengamanahkan kepada Pimpinan Pusat yang baru untuk menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Benar, di Muktamar 15 tahun lalu, kepada PPTS yang baru diamanahkan untuk melakukan penyempurnaan AD/ART. Dan kita akan bicarakan hal itu dalam Sidang Tanwir yang rencana akan diselenggarakan di Malang,” demikian jelas Fanan Hasanuddin, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci kepada media ini melalui telepon, Minggu (29/12).

Menurut penyandang sabuk Pendekar Utama itu, dalam kebiasaan yang ada, seharusnya pembicaraan mengenai perubahan dan penyempurnaan AD/ART dilakukan dalam agenda Muktamar itu sendiri. Namun dikarenakan sesuatu dan lain hal, Muktamar mengamanahkan agenda tersebut untuk dibahas dalam Sidang Tanwir.

Terkait dengan persiapan Tanwir yang semula direncanakan pada Oktober 2019, Fanan menjelaskan semua persiapan sudah selesai sejak awal.

Baca Juga:  Berita Kegiatan Sekolah Minim, Nova: Kita Atasi dengan Program Citizen Journalist Pendidikan

“Materi Tanwir sudah selesai dan siap untuk dibawa dalam Sidang Tanwir. Saat ini, kita sedang atur waktu untuk penyelenggaraan Tanwir. Rencananya, Pebruari 2020 akan kita gelar,” terangnya.

Lebih jauh ia menyampaikan, untuk Tanwir pertama pasca Muktamar, akan mengambil lokasi di Kota Malang.

Selain membicarakan penyempurnaa AD/ART, rencananya agenda Tanwir juga akan menetapkan anggota Dewan Guru Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

“Iya. Di Tanwir nanti juga akan ditetapkan anggota Dewan Guru PPTS,” imbuhnya.

Senada dengan itu, ketika dihubungi melalui pesan singkat, Wakil Ketua PPTS Aldia Witra mengaminkan penjelasan koleganya tersebut.

“Insya Allah lokasi akan tetap di Malang. Dan akan dibicarakan terkait dengan perubahan dan penyempurnaan AD/ART, serta penetapan anggota Dewan Guru,” ujar Aldia. (d’)

Komentar

Tinggalkan Balasan

2 komentar