Tahun ini, Kemenag Akan Bangun 228 Balai Nikah dan Manasik Haji

WPdotCOM, Jakarta — Kementerian Agama pada 2020 akan bangun 228 Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA).

“Sebanyak 228 gedung Balai Nikah dan Manasik Haji, akan kita bangun dengan skema pembiayaan melalui SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Mohsen, di Jakarta, Kamis (02/01).

Disampaikan Mohsen, pada Desember 2019, semua pejabat yang menangani pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji dari Provinsi sampai Kabupaten/Kota, sudah dipanggil dan dikumpulkan oleh Ditjen Bimas Islam untuk mendapat pengarahan agar bisa bekerja sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah dibuat.

“Semoga bisa berjalan baik dan sesuai target menyelesaikan bangunan Balai Nikah dan Manasik Haji dari dana SBSN 2020,” kata Mohsen.

Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA sudah dilaksanakan oleh Kementerian Agama sejak 2015 dengan jumlah 26 KUA. Jumlah Balai Nikah dan Manasik Haji  KUA yang dibangun terus meningkat menjadi 181 KUA pada 2016, 256 KUA pada 2017, 245 KUA pada 2018, dan 128 pada 2019. Untuk tahun 2020, pembangunan akan dilakukan pada 228 KUA.

Mohsen berharap para Kanwil Kemenag bisa melaksanakan program ini dengan baik demi meningkatnya layanan kepada masyarakat. Ditegaskan Mohsen, awal tahun 2020 ini, proses yang berkaitan dengan teknis sudah dapat dilakukan oleh setiap Kanwil Kemenag di Provinsi dan Kabupaten/kota, agar pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji 2020 dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Berikut ini data Balai Nikah dan Manasik Haji yang akan dibangun tahun 2020: Aceh (13 Lokasi),  Sumatera Utara (5 Lokasi), Sumatera Barat (12 Lokasi),  Riau (6 Lokasi),  Kepulauan Riau (3 Lokasi),  Jambi (3 Lokasi),  Bangka Belitung (2 Lokasi), Sumatera Selatan (8 Lokasi), Bengkulu (6 Lokasi), Lampung (7 Lokasi), Banten (4 Lokasi), Jawa Barat (16 Lokasi), Jawa Tengah (11 Lokasi), DI Yogyakarta (6 Lokasi), Jawa Timur (16 Lokasi), dan Bali (2 Lokasi).

Berikutnya, Nusa Tenggara Barat (4 Lokasi), Nusa Tenggara Timur (2 Lokasi), Kalimantan Barat (10 Lokasi), Kalimantan Timur (8 Lokasi), Kalimantan Tengah (11 Lokasi), Kalimantan Utara (2 Lokasi), Sulawesi Utara (3 Lokasi), Sulawesi Barat (3 Lokasi), Sulawesi Selatan (15 Lokasi), Sulawesi Tengah (12 Lokasi), dan Sulawesi Tenggara (16 Lokasi), serta Maluku (5 Lokasi), Maluku Utara (6 Lokasi), Gorontalo (5 Lokasi), Papua (2 Lokasi), dan Papua Barat (4 Lokasi). (sumber: kemenag ri)

Tinggalkan Balasan