oleh

Agar Tidak Rugi Membeli Gadget, Kenali Dulu yang Namanya IMEI

WPdotCOM, Jakarta — IMEI adalah nomor identitas internasional yang terdiri dari lima belas digit nomor.

Nomor-nomor tersebut dihasilkan dari delapan digit Type Allocation Code yang dialokasikan oleh Global System for Mobile Association (GSMA). Gunanya adalah untuk mengidentifikasi secara unik alat dan atau perangkat telekomunikasi yang tersambung ke jaringan bergerak seluler.

Nomor IMEI dapat ditemukan dalam perangkat telepon seluler, komputer genggan atau tablet dengan menekan *#06# dan IMEI kemudian tampil di layar perangkat. Selain itu dapat ditemukenali di bawah baterai, kardus kemasan, dan kartu garansi.

IMEI itu bersifat unik dan berbeda-beda, serta selalu menempel pada perangkat telekomunikasi. IMEI biasanya digunakan untuk mengidentifikasi setiap gawai yang mengakses jaringan operator telekomunikasi.

Saat ini, pemerintah telah menetapkan pembatasan beredarnya gadget illegal atau lebih dikenal dengan sebutan barang balckmarket. Sejak kemarin, seperti dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), semua gawai yang tidak terdaftar IMEInya terhitung tanggal 18 April 2020, maka tidak akan bisa digunakan.

Lalu bagaimana mengecek kevalidan IMEI di perangkat? IMEI ilegal adalah IMEI yang tidak sesuai dengan format yang diterbitkan oleh GSMA. Misalnya yang isi digitnya kosong atau yang digitnya sama semua seperti 000000000000000, 111111111111111, 222222222222222.

IMEI dapat dipastikan legal apabila memiliki kartu garansi dan buku manual berbahasa Indonesia dari pembuat perangkat. Juga terdaftar atau memiliki TPP (tanda pendaftaran produk) impor/produksi yang bisa di cek melalui https://imei.kemenperin.go.id, dan memiliki sertifikat dari SDPPI.

Ketika perangkat HKT dipasang dengan Kartu Subscriber Identification Module (SIM) dari penyelenggara telekomunikasi di Indonesia, pada dasarnya operator seluler telah mendata atau melakukan pairing nomor IMEI dan kartu SIM serta menyimpan data itu pada server milik operator seluler.

Baca Juga:  P3SDM Melati Tawarkan Aplikasi Penyelenggaraan Pendidikan Terintegrasi, Murah dan Mudah

Jadi, hati-hati untuk membeli gadget baru yang berasal dari luar negeri. Pastikan dulu kepada penjual untuk kevalidan IMEI dan keterpakaiannya di Indonesia. (SP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *