Bincang-Bincang Bersama Kepala Sekolah, Kadis PKO: Kepsek adalah Leader Membangun Atmosfir Pendidikan

Berita Daerah100 Dilihat
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia

WPdotCOM, Lembata — Kepala sekolah merupakan ujung tombak maju mundurnya sebuah lembaga pendidikan. Jabatan kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin rasa aman dan nyaman bagi para guru, siswa dan orangtua murid.

Selain itu, seorang kepala sekolah memegang peranan vital sebagai leader dalam membangun atmosfir pendidikan, dan memastikan peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran bermakna.

Shopee Indonesia

Hal itulah inti dari tatap muka antara Kadis PKO Kabupaten Lembata-Provinsi NTT bersama para kepala sekolah pada Rabu (27/5) kemarin dulu di tiga tempat terpisah.

Shopee Indonesia

Mathias Sanga Reko, S.Pd.SD, Kepala UPTD Nubatukan memandang perlu memfasilitasi bincang-bincang Kepala Sekolah bersama Kadis PKO Kabupaten Lembata. Menurutnya, bincang-bincang bersama Kadis PKO berlangsung di tiga tempat sesuai jenjang pendidikan.

“Tingkat TK dilaksanakan di TK Negeri 1 Wangatoa. Tingkat SD berlangsung di SDI Pada, dan tingkat SMP dilaksanakan di SMPN 4 Nubatukan. Waktunya mulai pukul 08.00 sampai 14.00 dengan alokasi waktu kurang lebih dua jam per jenjang,” ujar Mathias.

Menurut Mathias, kehadiran para peserta dalam pertemuan itu memperlihatkan respons positif para kepala sekolah demi menjaga ketahanan sekolah di masa pandemi Covid-19. Ia mengatakan, kepala TK yang hadir berjumlah 9 dari total 12 kepala sekolah. Tingkat SD dari 27 sekolah, semuanya hadir. Sementara itu, tingkat SMP dari 12 sekolah kepala sekolah yang hadir 9 orang.

Dalam kesempatan tatap muka, Samun Silvester, SH., selaku Kepala Dinas PKO Kabupaten Lembata Provinsi NTT, memberi penekanan pertama soal disiplin. Menurutnya, disiplin untuk para ASN tetap diberlakukan di masa pandemi Covid-19.

“Instruksi belajar di rumah yang dimaksud adalah berada di wilayah kerja kita saat ini. Maka, jelas bahwa rumah untuk pemerintahan kabupaten Lembata ya, berada di wilayah Kabupaten Lembata bukan di luar Lembata,” ujarnya.

Ia menegaskan, para guru yang mengadakan perjalanan keluar Lembata, mesti memahami bahwa dalam edaran tidak pernah menyatakan sekolah diliburkan. “Para guru PNS yang mengadakan perjalanan keluar Lembata tanpa sebuah domumen yang jelas, tentu terhitung tindakan indisipliner (melawan aturan),” katanya.

Mantan Kabag Hukum Setda Kabupaten Lembata ini juga menekankan soal edukasi guru terhadap orang tua dan siswa. Menurutnya, guru mesti memberikan edukasi kepada orang tua bagaimana cara melakukan pemutusan penyebaran Covid-19.

Ia juga mengharapkan,…

Blibli.com
Shopee Indonesia
Blibli.com

Tinggalkan Balasan