oleh

SNAKMA 5 Paris, Lengkapi Sarana Prasarana Pendukung Protokol Kesehatan di Sekolah

WPdotCOM, Bandung – Hampir setahun sudah pelaksanaan kegiatan pendidikan terganggu akibat pandemi covid-19. Dimulai dari diliburkannya semua sektor pendidikan baik dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.

Namun apalah jadinya jika selama pandemi masih ada dan sekolah diliburkan dan tidak ada kegiatan sama sekali. Akhirnya pemerintah melalui dinas pendidikan melakukan langka awal yaitu dengan melaksanakan kegiatan pendidikan jarak jauh atau daring demi tetap terciptanya pembelajaran walau tidak tatap muka secara langsung.

Berbagai kebijakan yang sudah pemerintah ambil agar tetap adanya sekolah. Baik itu pembelajaran daring yang katanya masih banyak kendala dan kekurangan. Bahkan, beberapa kali pemerintah pernah juga mengagendakan agar pada suatu daerah atau wilayah dengan tingkat penyebarannya kecil dan masuk pada zona aman, boleh melaksanakan sekolah tatap muka.

Sebagaimana di kutip dari media online lainnya bahwa kesepakatan diizinkannya penerapan sekolah tatap muka mulai Januari 2021 ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mentri Agama, Menteri Kesehatan, juga Menteri Dalam Negeri.

Namun tentunya Keputusan yang  melibatkan permufakatan dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta pemerintah daerah.

Demikian juga halnya dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pangalengan. Dalam rangka menyikapi pemberitaan bahwa pada bulan Januari ini akan adanya Sekolah Tatap Muka sesuai dengan adab kebiasan baru, namun yang pada akhirnya kebijakan tersebut dianulir pemerintah daerah dikarenakan masih banyaknya penularan covid-19 di Jawa Barat.

Dedi Juhara, S.Pd Wakasek Kesiswaan SMKN 5 Pangalengan ketika ditanya sejauh mana kesiapan dari sekolah ini jika nantinya wilayah Pangalengan dan sekitarnya sudah bisa melaksanakan kegiatan sekolah tatap muka secara langsung sesuai protokol yang sudah di tentukan, menjawab.