oleh

Nyaris Setahun Pandemi, Dunia Pendidikan Apa Kabar?

WPdotCOM – Sudah nyaris setahun Indonesia dan dunia dilanda pandemi Corona yang berkepanjangan. Belum ada tanda-tanda akan mereda, bahkan semakin merajalela saja. Sungguh keadaan yang sangat memprihatinkan. Dunia seolah terdiam, tidak ada  aktivitas dan bungkam.

Keadaan darurat juga melanda dunia pendidikan. Guru dan siswa dilarang masuk sekolah. Kampus-kampus ditutup. Semua kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, yang artinya tidak ada pertemuan sacara langsung. Semua serba virtual untuk menjaga jarak.

Pertanyaannya, apakah pemerintah sudah mengantisipasi keadaan seperti ini? Khususnya Kementerian Pendidikan, sudahkah sudah dibuat formula atau program yang pas untuk tiap jenjang pendidikan mulai TK, hingga perguruan tinggi? Kemudian masing-masing program apakah sesuai jurusan yang ada?

Mestinya dengan slogan bahwa negara ini akan menuju era teknologi 4.0, maka untuk antisipasi pembuatan program-program seperti itu tidaklah sulit. Hanya dengan waktu 2 bulan, kelar sudah. Dengan mengerahkan ahli IT dan programmer handal yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia, dan kerjasama dengan pemerintah, maka keadaan akan teratasi apabila pandemi memasuki bulan ke tiga.

Lihatlah kenyataan di lapangan. Kalau kita berkawan dengan guru atau dosen di medsos, pada awal masa pandemi dulu, mereka sangat aktif dan giat untuk memposting acara Webinar, Zoom Meeting, atau live via Youtube yang mempertontonkan aktivitasnya. Tapi hanya di awal bulan saja. Berbagai pose mereka seolah semangat mengajar jarak jauh kepada pesera didiknya

Sekarang? Setelah nyaris setahun berjalan apa postingan mereka? Jualan online, bercocok tanam, bermain game online dan lain sebagainya. Sungguh mereka mulai boring dengan daring.

Melihat kenyataan yang memilukan ini, penulis memperhatikan tidak ada program-program nyata dan matang yang diberikan pemerintah. Tidak ada program untuk guru di daerah pelosok. Serba ngambang dan setengah hati. Bagaimana mengakses internet kalau tidak ada listrik? Bagaimana PJJ kalau tidak punya gadget?

Stagnasi pendidikan mulai terasa setahun ini. Akankah berlarut-larut tanpa terobosan yang berarti? Jika pihak non pemerintah sudah maksimal mengadakan program terobosan dengan membuat langkah konkret untuk menyikapi keadaan ini, bagaimana dengan pihak pemerintah? Terutama penyelenggara pendidikan yang masih menerima SPP dan uang gedung dari wali murid?

Penulis: Santy Fidrianna