oleh

Ikhtiar Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, SMK Marhas Margahayu Laksanakan Vaksinasi Bersama

WPdotCOM, Bandung — Peraturan pelaksanaan PTMT dilakukan di setiap lembaga pendidikan berdasarkan SKB 4 Menteri yang memenuhi daftar periksa.

PTMT hanya boleh dilakukan bagi daerah zona aman pemaparan penyebaran virus Covid-19, dan para peserta didik dan guru telah dilakukan vaksinasi. Hal ini adalah salah satu syarat untuk pelaksanaan PTMT itu sendiri.

Pemerintah dalam hal ini sangat fokus terhadap peraturan tersebut. Hal itu terbukti dengan adanya pelaksanaan vaksin di setiap sekolah, dari tingkat Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi, dan masyarakat umum maupun masyrakat pendukung pendidikan (sekitar sekolah). Semua dilksanakan secara gratis tanpa dipungut bayaran satu rupiah pun.

Demikian juga halnya dengan pemerintah Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang didapat berbagai media cetak dan elektronik, sampai saat ini jumlah pendidik atau guru dan tenaga kependidikan (PTK) di Jawa Barat yang telah divaksin, telah mencapai 45 persen lebih.

Untuk itu, dalam rangka menjaga kesehatan serta menangkal serangan dari virus yang cukup meresahkan tersebut, SMK Marhas Margahayu Sabtu (9/10) telah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal. Kegiatan itu bertempat di kampus II SMK Marhas Margahayu jalan Sayati Hilir No. 51 Sayati Bandung.

“Jumlah siswa dan siswi yang akan divaksin hari ini adalah sebanyak 550 siswa. Terdiri dari kelas X hinga XII putra dan putri. Dari jumlah yang sudah terdata tersebut, dalam pelaksanaan vaksinnya kami atur berdasarkan kelas. Untuk kelas X misalnya kita laksanakan dari jam 7.30 WIB, selanjutnya nanti menyusul kelas selanjutnya,” ungkap H. Didin Sahidin, ST, Wakasek Kurikulum yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 di SMK Marhas Margahayu.

Ia melanjutkan, “hal ini kita lakukan agar tidak adanya kerumunan pada saat menunggu antrian vaksin. Selanjutnya untuk mereka yang sudah kita anjurkan agar mereka langsung pulang dan tidak kemana-mana.”

Baca Juga:  Pekanbaru Zona Merah Covid-19, Plh. Bupati Bengkalis Imbau Warganya untuk Tidak Bepergian ke Ibukota Riau

Tambah Didin Lagi, pelaksanaan kegiatan vaksin ini adalah bentuk kerjasama sekolah dengan pihak Polres Bandung yang dibantu oleh beberapa Tenaga Kesehatan dari Puskesmas dan Polres. Juga dibantu oleh siswa yang sudah mendapat pelatihan bagian skrining, sehingga mempermudah tugas para Nakes dalam menjalankan tugasnya.

Dilanjutkan juga oleh H. Siti Maryam, SH., M.M, Kepala SMK Marhas yang ditemui saat memantau kegiatan vaksin tersebut mengatakan, “pelaksanaan kegiatan vaksin bersama yang kami lakukan saat ini, secara kebetulan berbarengan kegiatan vaksin massal yang dilaksanakan di SD Marhas, dan berdekatan dengan lokasi vaksin SMK. Untuk pelaksanaan vaksin di SD Marhas tersebut, itu khusus untuk masyarakat sekitar sekolah. Jadi untuk kegiatan vaksin yang kami lakukan di sini, sifatnya hanya untuk siswa dan guru atau keluarga guru yang belum sempat divaksin.”

Saat ditanya apakah dari jumlah 550 yang akan divaksin hari ini adalah semua jumlah siswa di SMK Marhas? Maryam mengatakan, “kalau jumlah siswa kita sebenarnya lebih, yaitu ada 685 siswa. Mereka yang lainnya bukan tidak ikut vaksin di sini, tetapi mereka sudah ikut vaksin di luar sekolah. Sisanya adalah 550 siswa yang belum divaksin dan akan dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (9/10).

“Dengan adanya vaksin yang kita laksanakan ini, selain sebagai salah satu ihktiar dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona tersebut, juga salah satu syarat kita untuk bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka yang akan dating,” imbuhnya.

“Nantinya setelah PTMT yang berdasarkan aturan dari 25% lanjut ke 50% hingga berharaf bisa ke 100% tanpa halangan apa-apa. Semua sehat sehat saja dan tidak ada apa apa nantinya,” jelas Hj. Siti Maryam. (YD)

Baca Juga:  Cabdin Wilayah V Lakukan Pemberkasan Dupak Guru dan Tendik