Pengamat Kritisi Pertanyaan Nadiem kepada Guru Soal Antrean PPG 20 Tahun

Berita Nasional81 Dilihat
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia

Jakarta – Pengamat pendidikan Doni Koesoema mengkritisi pertanyaan Mendikbudristek Nadiem Makarim kepada guru.

Nadiem bertanya kesediaan guru mengantre selama 20 tahun untuk sertifikasi guna mendapatkan  Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Shopee Indonesia

“Lah, jangan ditanyakan kalau Bapak Ibu tunggu 20 tahun mau enggak? Tentu jawabannya enggak mau,” ujar Doni dalam  Youtube Pendidikan Karakter, Rabu (12/10).

Shopee Indonesia

Dia menyebut pertanyaan Nadiem mestinya diubah. Misalnya, menanyakan solusi kepada guru yang sudah mengajar 20 tahun terkait TPG.

“Pertanyaan bisa dibalik, Bapak Ibu yang sudah mengajar 20, 25 tahun bahkan hampir pensiun dan belum menerima tunjangan sertifikasi, apa harapan Bapak Ibu supaya menerima sertifikasi? Dengarkan suara mereka itu di daerah, apa solusi dan usulan mereka,” tutur Doni.

Sebelumnya, Nadiem menyebut sertifikasi PPG membuat guru terlambat menerima TPG. Bahkan, antrean sertifikasi bisa memakan waktu hingga 20 tahun.

“PPG itu akan makan waktu 20 tahun untuk selesai, semua sudah keburu pensiun kalau begitu, ini cukup ironis ya,” kata Nadiem dalam Raker DPD RI Komite III.

Nadiem menyebut pihaknya menghapus Tunjangan Profesi Guru (TPG) dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU sisdiknas). Sebab, untuk mendapatkan TPG guru mesti memiliki sertifikat PPG.

Namun, kata Nadiem, masih ada mispresepsi atas hilangnya TPG dalam RUU Sisdiknas. Ada kekhawatiran tak ada lagi tunjangan kepada guru lewat UU ASN dan UU Ketenagakerjaan.

“Di mana kelihatannya seperti menghilangkan itu, sebenarnya aspirasi menghilangkan TPG adalah untuk mengembalikan guru-guru kita ke dalam UU ASN dan UU Ketenagakerjaan,” papar Nadiem. (medcom)

Blibli.com
Shopee Indonesia
Blibli.com