Kekurangan Guru 500 orang, Kota Malang Atasi melalui GTT

Malang –  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana mengungkapkan, saat ini kebutuhan guru di Kota Malang sekitar 500 orang.

“Saat ini kebutuhan guru sekitar 500. Namun sudah terpenuhi melalui Guru Tidak Tetap (GTT). GTT kami, gajinya sudah representatif karena kami perwalkan. Minimal untuk GTT dan PTT dengan masa kerja 0 tahun dengan ijazah SMA itu menerima Rp2.050.000,00,” terangnya usai menghadiri Pengukuhan Kepala Sekolah Negeri di Mini Blok Office, Rabu (28/12).

Suwarjana juga mengungkapkan, kebutuhan guru relatif akan bertambah setiap tahunnya, mengingat pasti akan ada guru yang memasuki masa purnatugas sekitar 300 orang.

Lebih lanjut, Suwarjana juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru kepada Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Pengajuan tahun depan ini sekitar 800 orang. Karena ditambah dengan julah guru pensiun di 2023. Mudah-mudahan  bisa dieksekusi tahun depan. Karena semua formasi yang menentukan adalah kementerian. Konon katanya, di akhir 2023 tidak ada kekurangan guru karena nanti akan dipenuhi berapapun pengajuan dari daerah,” pungkasnya. (infopublik)