Mengenal Cara Berpikir Komputasional, Anda Perlu Tahu!

Jakarta – Dalam kehidupan sehari-hari Anda tentu menemukan berbagai persoalan sederhana hingga rumit. Seluruh persoalan tersebut tentu memerlukan solusi.

Untuk menemukan solusi dari masalah yang kompleks pun dapat dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Salah satunya dengan metode sistematis. Metode ini menjadi andalan untuk menyelesaikan permasalahan menjadi lebih mudah. Terutama permasalahan di dunia teknologi yang berhubungan dengan bantuan perangkat komputer.

Dalam dunia teknologi metode untuk menyelesaikan masalah dengan pendekatan ini biasa disebut dengan berpikir komputasional (computational thinking).

Lantas apa yang dimaksud dengan berpikir komputasional, pondasi yang mendasarinya serta penerapannya? Simak uraiannya berikut ini.

Dilansir dari buku Informatika karya Henry Pandia, konsep berpikir komputasional merupakan metode yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang kompleks. Konsep ini menggunakan metode dengan cara membagi-bagi masalah tersebut ke dalam permasalahan yang lebih sederhana dan membuat solusi untuk setiap permasalahan yang telah dibagi.

Konsep berpikir komputasional memiliki cara untuk mengidentifikasi masalah, memahami, dan mengembangkan metode untuk mengembangkan solusi yang inovatif.

Meskipun konsep ini dibangun dengan tujuan agar masalah-masalah dapat diselesaikan dengan bantuan komputer, konsep ini sebenarnya dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Berpikir komputasional sendiri memiliki empat pilar yang membantu menyelesaikan permasalahan kompleks. Melalui empat pilar tersebut penyelesaian masalah diharapkan dapat menghasilkan solusi yang inovatif.

Empat pilar tersebut adalah dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritma.

  1. Dekomposisi

Melalui pendekatan dekomposisi penyelesaian masalah dilakukan dengan cara membagi masalah menjadi bagian-bagian kecil sehingga lebih mudah diselesaikan. Metode ini membuat masalah yang kompleks akan menjadi sederhana dan lebih mudah diselesaikan.

Teknik dekomposisi akan membantu Anda memisahkan dan mengelompokkan isu-isu yang ada. Memecah masalah menjadi lebih kecil juga akan memberikan pandangan lebih detail mengenai masalah itu.

  1. Pengenalan pola

Pilar kedua adalah pengenalan pola. Metode ini bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai masalah, merekayasa sesuatu, memprediksi, dan lain sebagainya. Pengenalan pola mentransfer proses penyelesaian masalah ke masalah lain yang sejenis.