Kepala Puspeka: Penyampaian Cerita adalah Cara Efektif Sampaikan Pesan Kebinekaan

Berita Nasional27 Dilihat
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia

Jakarta – Salah satu media komunikasi yang dinilai cukup efektif untuk membantu siswa dalam belajar adalah dengan bertutur melalui cerita.

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Rusprita Putri Utami mengatakan, bertutur melalui cerita dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi siswa.

Shopee Indonesia

“Dengan memadukan bertutur melalui cerita dalam pendidikan, siswa dapat terlibat secara aktif dalam pembelajaran dan memperoleh pemahaman yang lebih tentang konsep dan nilai yang diajarkan. Sehingga dengan demikian, metode ini bisa jauh lebih efektif,” ujar Rusprita.

Shopee Indonesia

Ia menyampaikan hal itu saat membuka Webinar Penguatan Karakter Forum Belajar Kebinekaan dengan tema Bertutur melalui Cerita untuk Generasi Merdeka Beragam Setara yang digelar secara virtual, Sabtu (15/4).

Salah satu konsep dan nilai yang perlu diajarkan, menurut Rusprita, ialah tentang kebinekaan atau keragaman. Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan negara majemuk dengan beragam suku bangsa, budaya, serta perbedaan nilai-nilai kedaerahan yang harus dipahami dan dimaknai setiap individu di Tanah Air.

Dalam hal ini, Puspeka selain mengemban mandat untuk terus mendorong terwujudnya Profil Pelajar Pancasila, pencegahan tiga dosa besar pendidikan yang meliputi kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi, juga untuk membangun iklim inklusivitas dan kebinekaan pada ekosistem pendidikan.

“Tentu bukan sesuatu yang mudah bagi kita untuk membangun iklim kebinekaan di satuan pendidikan. Perlu kolaborasi dan kerja sama serta metode yang tepat agar peserta didik mudah memahami dan mempelajari tentang kebinekaan dengan cara yang menyenangkan,” tutur Rusprita.

Untuk diketahui, sejak tahun 2021 Puspeka telah menyusun Modul Wawasan Kebinekaan Global dan melatih 45 Master Trainers yang kemudian mengimbaskan kepada 1.502 guru.

Puspeka juga telah menyusun Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan melakukan uji coba di 10 provinsi yang melibatkan 110 fasilitator guru dan 450 peserta didik pada 77 satuan pendidikan.

Lebih lanjut, terkait pencegahan intoleransi, Puspeka telah memproduksi dan menyebarluaskan sejumlah 52 konten video pembelajaran, dan hingga saat ini sudah ditonton sebanyak 17.620.259 penonton. Sedangkan untuk 40 infografis sudah dilihat sebanyak 1.792.824 penonton. (kemdikbud)

Blibli.com
Shopee Indonesia