Lima Siswa akan Wakili Indonesia di Ajang Olimpiade Internasional Astonomi

Jakarta – Lima siswa bakal mewakili Indonesia di ajang International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) ke-16 pada 10-20 Agustus 2023 di Chorzów, Polandia. Mereka terpillih dari ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA/MA bidang Astronomi Tahun 2022 dan seleksi pembinaan.

Adapun kelima siswa tersebut, yakni Dzaky Rafiansyah (SMA Semesta, Jawa Tengah), Zahran Nizar Fadhlan (SMAN 1 Padang, Sumatra Barat), Bryan Herdianto (SMAS Kanisius DKI Jakarta), Ferdinand (SMAS 1 Kristen BPK Penabur DKI Jakarta), dan Indra Rhamadan (SMAN 1 Manggar, Kepulauan Bangka Belitung).

“Selamat kepada adik-adik yang terpilih menjadi bagian tim IOAA. Berikan prestasi yang terbaik untuk Indonesia,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kemdikbudristek, Hendarman, dikutip dari laman Pusat Prestasi Nasional, Jumat (30/6).

Salah satu siswa, Dzaky Rafiansyah, dari SMA Semesta, Jawa Tengah mengaku sudah mempersiapkan yang terbaik untuk berjuang di IOAA 2023. Dia mempersiapkan diri intensif sejak jauh hari.

“Saya berharap usaha selama 3 tahun berkecimpung dalam Olimpiade Astronomi ini dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia di IOAA 2023,” tutur Dzaky.

Pembinaan tahap II IOAA secara daring pada 28 Mei-3 Juni 2023 dan luring pada 5-11 Juni 2023 di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan diselenggarakan oleh Puspresnas, Kemendikbudristek, bersama Tim Pembina Olimpiade Astronomi (TPOA) Indonesia.

Tujuan pembinaan II yaitu memberi pembekalan astronomi kepada peserta dan melakukan seleksi. Sebanyak 5 dari 17 siswa bakal menjadi calon peserta IOAA 2023.

Selanjutnya, kelima siswa akan mengikuti Tahap Pembinaan ke-III (pra-keberangkatan) pada 24 Juli 2023. Mereka akan mengikuti pembinaan intensif dan kemudian siap berlaga di ajang IOAA 2023.

International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) merupakan salah satu ajang kompetisi internasional bidang astronomi sejak 2007.

IOAA bertujuan mempromosikan minat yang tumbuh dalam astronomi dan ilmu terkait, khususnya melalui pendidikan untuk generasi muda. Selain itu meningkatkan pengembangan kontak internasional dalam mempromosikan astronomi dan astrofisika di sekolah-sekolah.

Pendampingan tim IOAA Indonesia oleh Hakim L Malasan dan Ikbal Arifyanto sebagai Team Leader dari Institut Teknologi Bandung (ITB). (medcom)