Pengamat: Ini Dampak Positif Kampanye Politik di Lembaga Pendidikan

JAKARTA – Pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina, Totok Amin menyebut iklim demokrasi harus terus diperkuat. Penguatan itu mesti dilakukan pada generasi muda.

Salah satu jalan penguatan itu menurutnya dapat ditempuh lewat agenda-agenda politik. Ia menyebut irisan antara anak muda dengan politik bakal berdampak baik.

“Cara yang paling strategis adalah dengan melibatkan anak-anak muda untuk memikirkan nasib bangsanya,” katanya seperti dilansir dari medcom.id, Kamis (24/8).

Terlebih kini Mahkamah Konstitusi telah mengizinkan adanya kampanye politik di kampus maupun sekolah. Menurut Totok hal tersebut menurutnya baik demi iklim demokrasi Tanah Air.

“Ajang politik seperti kampanye menjadi wahana yang penting dalam rangka membiasakan kita berdiskusi mengenai masalah bersama dari berbagai sudut pandang dan sikap politik,” lanjutnya.

Menurutnya kampanye juga bakal efektif kalau mempertimbangkan kematangan anak didik. Misalnya hanya dilakukan di jenjang perguruan tinggi dan SMA atau SMK.

“Kalau jenjang di dasar dan menengah (SD dan SMP) perlu dicarikan cara kampanye politik yang lebih cocok untuk mereka, misalnya lebih menonjolkan nilai-nilai kearifan lokal dan keadaban dalam berpolitik sambil mencontohkan perilaku dan akhlak para pendiri bangsa kita dulu,” tutupnya. (medcom)