Puluhan Admin Web Sekolah Ikuti Pelatihan Pengelolaan Blog dan Kejurnalistikan

Teknologi14 Dilihat
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia

TANAH DATAR – Dua duluh dua orang guru dan tenaga kependidikan dari 22 sekolah dasar negeri di Kecamatan Rambatan, ikuti pelatihan pengelolaan website sekolah dan kejurnalistikan, Rabu (24/1).

Pelatihan tersebut, merupakan rangkaian kegiatan program Kabupaten Literasi yang sebelumnya telah diawali dengan pelatihan-pelatihan literasi menulis untuk seluruh guru di 29 SD yang ada di kecamatan itu.

Diketahui, program Kabupaten Literasi untuk wilayah Tanah Datar sebagai pilot project, dikemas dalam konsep literasi menulis dan digital. Sebagai pengampu program itu, langsung ditangani oleh lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati yang berbasis di Kota Malang, Jawa Timur.

Shopee Indonesia

“Alhamdulillah, ini adalah rangkaian kegiatan dari program Kabupaten Literasi yang tidak lma lagi akan kita launching secara nasional. Sekolah yang selama ini tidak memiliki website, khususnya di Kecamatan Rambatan, kini telah bisa memanfaatkan ruang digital melalui pengelolaan website masing-masing,” demikian disampaikan Nova Indra, CEO P3SDM Melati menjelang kegiatan yang dipusatkan di SDN 03 Rambatan.

Menurut pria yang juga memiliki silsilah keturunan dari Luhak nan Tuo itu, saat ini tahapan literasi menulis yang telah belangsung sejak Agustus 2023 silam, masih terus menuju finalisasi program. Dan untuk program literasi digital, khususnya untuk sekolah, telah selesai pembuatan website yang dapat digunakan untuk membangun keterbukaan informasi bagi penyelenggaraan satuan pendidikan.

“Insya Allah, dengan adanya website sekolah yang dikelola secara lebih baik, akan bermanfaat untuk pengembangan informasi pendidikan. Terutama persoalan keterbukaan informasi penyelenggaraan satuan pendidikan,” sebut novelis yang juga pesilat tradisi itu.

Menurutnya, selain pengelolaan blog atau website sekolah, peserta pelatihan yang semuanya adalah admin yang ditunjuk oleh masing-masing sekolah, juga dilatih tentang penulisan berita pendidikan dan kaitannya dengan beragam persoalan kejurnalistikan.

“Jadi, masing-masing sekolah akan terbuka informasinya melalui pemberitaan aktif yang dikelola oleh admin blog sekolah. Apapun kegiatan yang ada di sekolah terkait, masyarakat dapat mengakses informasinya secara terbuka,” papar Nova.

Untuk menaungi admin blog sekolah dalam bidang kejurnalistikan, pria yang juga wartawan tersebut menjelaskan, nantinya setiap admin blog sekolah, sebagai citizen journalist atau pewarta warga bidang pendidikan, akan dinaungi oleh organisasi kewartawanan.

“Jadi para admin sekolah, selain mewartakan informasi pendidikan yang ada di lingkungan kerjanya masing-masing, mereka juga akan dinaungi oleh organisasi wartawan secara langsung. ini sudah kita bicarakan di tingkat pusat, tinggal implementasinya di lapangan,” tegasnya.

Hal tersebut, sambung Nova, berkaitan dengan urusan publikasi berita pendidikan oleh admin bloh sekolah, harus sesuai dengan perundangan yang mengatur tentang pers, dan kode etik jurnalistik.

“Ini penting. Karena hak mengabarkan informasi, diikuti oleh kewajiban untuk mengetahui hal-hal yang bersinggungan langsung dengan dunia jurnalistik,” pungkas Nova. (*)

Blibli.com
Shopee Indonesia