Kembangkan dan Lindungi Bahasa Daerah, Pemerintah Dinilai Belum Serius

Literasi119 Dilihat
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia

SURAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi, menilai pemerintah belum cukup serius dalam mengembangkan, menjaga atau melindungi bahasa bahasa daerah.

“Bagi saya (pemerintah) segera lakukan gerakan untuk membumikan bahasa daerah menjadi bahasa pendamping dari bahasa Indonesia. Jadi harus harus begitu. bahasa Indonesia harus didampingi dengan bahasa daerah, tidak bisa dia berjalan sendiri,” ujar Purnamasidi.

Shopee Indonesia

Hal itu disampaikannya usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Surakarta beberapa hari lalu. Ia mengungkapkan usulan untuk menjadikan bahasa daerah, masuk ke muatan lokal di mata pelajaran.

Shopee Indonesia

“Kenapa apa? Masalah bahasa ini kan masalah pembiasaan, dan pembiasaan itu kalau dimulai dari usia dini, tentu itu akan menjadi lebih efektif untuk penguasaannya di masa yang akan datang,” katanya.

Maka dari itu, Purnamasidi sepakat apabila di dalam kurikulum sekolah, mata pelajaran bahasa daerah bersifat wajib, khususnya yang ada di SD dan di SMP.

“Kenapa? Karena di situlah membangun karakter baru Bagi anak anak kita. sehingga, kemudian ketika dia masuk usia diatas smp dia sudah sma atau dia kuliah, Dia punya basis penguasaan bahasa daerah yang cukup. Karena itu dia harus dilalui dalam waktu kurang lebih sekitar 9 tahun,” ungkapnya.

Ia optimistis dan yakin waktu 9 tahun itu cukup untuk membangun karakter dan membangun penguasaan bahasa daerah yang yang memupuni di anak anak Indonesia. (dpr)

Blibli.com
Shopee Indonesia