Ramai tentang Ekskul Pramuka, Ini Penjelasan Kepala BSKAP

Berita Nasional80 Dilihat
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia

JAKARTA – Beberapa hari belakangan, mencuat pembicaraan terkait Pramuka tak lagi jadi ekstrakurikuler wajib di jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo menjelaskan, hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Shopee Indonesia

“Kami mengikuti ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang menyatakan bahwa gerakan Pramuka bersifat sukarela,” kata Anindito Aditomo, Senin (1/4).

Shopee Indonesia

Pasal 20 ayat 1 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 menyebut Gerakan pramuka bersifat mandiri, sukarela, dan nonpolitis.

Anindito menyebut, saat ini ada salah tafsir di masyarakat mengenai aturan baru ekstrakurikuler Pramuka.

Ia menegaskan, Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tidak menghapus Pramuka.

“Ini kesalahan tafsir. Yang benar adalah sekolah tetap wajib menyediakan Pramuka sebagai salah satu ekskul. Murid bisa memilih ekskul sesuai minatnya,” terangnya.

Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 juga mencabut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. (medcom)

Blibli.com
Shopee Indonesia