130 Kursi Tersedia untuk Mahasiswa Baru STMKG, Seleksi Kini Masuk Tahap Akhir

Berita Nasional2450 Dilihat

Pada sektor pertanian, misalnya, informasi iklim BMKG dimanfaatkan untuk membantu petani menentukan waktu tanam, menyesuaikan varietas tanaman dengan kondisi iklim, serta memperkirakan ketersediaan air. Informasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengelolaan kegiatan pertanian guna mengurangi risiko gagal panen.

Dukungan BMKG juga menjangkau sektor peternakan. Faisal mencontohkan pemanfaatan informasi iklim oleh Stasiun Klimatologi di Karangasem, Bali, untuk membantu peternak mengantisipasi penyakit surra pada hewan ternak, seperti sapi dan kuda, yang risikonya dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Informasi tersebut diharapkan membantu peternak melakukan langkah antisipasi guna menjaga kesehatan ternak dan keberlangsungan usaha mereka.

Melalui berbagai contoh tersebut, Faisal mengingatkan bahwa profesi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika memiliki kontribusi langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, calon taruna perlu memahami bahwa pendidikan di STMKG bukan sekadar kesempatan untuk memperoleh gelar atau pekerjaan, melainkan juga jalan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia pun mengimbau peserta agar mengikuti tahapan wawancara dengan tenang dan menunjukkan karakter serta potensi diri secara apa adanya. Dalam tahap tersebut, pewawancara akan menggali kepribadian, pola pikir, gagasan, pengalaman, serta motivasi peserta untuk mengabdi.

“Tunjukkan potensi terbaik Anda. Mintalah doa restu dari orang tua, saudara, dan keluarga di rumah. Selama ini, perjuangan Anda hingga mencapai tahap ini pasti tidak lepas dari doa-doa mereka yang menginginkan masa depan terbaik bagi Anda,” pungkasnya.

Rangkaian Tes Kebugaran dan Wawancara menjadi tahapan akhir dalam proses seleksi penerimaan taruna STMKG Tahun Akademik 2026/2027. Pada setiap tahapan panita seleksi tidak hanya menilai kesiapan fisik dan kemampuan calon taruna, tetapi juga menggali karakter, pola pikir, pengalaman, serta motivasi mereka untuk menempuh pendidikan kedinasan dan menjalankan tugas pengabdian.

Melalui proses seleksi yang mengedepankan integritas dan penilaian menyeluruh terhadap calon taruna, BMKG berharap dapat menjaring generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, serta komitmen pengabdian. Mereka diharapkan kelak mampu mendukung penyelenggaraan layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.(SP)

Blibli.com
Blibli.com