
PONTIANAK – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 menjangkau 943 sekolah di Kalimantan Barat dengan dukungan anggaran Rp846,68 miliar.
Program ini diarahkan untuk menghadirkan fasilitas belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi murid serta guru.
“Kita targetkan revitalisasi ribuan satuan pendidikan tahun ini sebagai wujud komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki mutu dan kualitas pembelajaran anak bangsa di seluruh Indonesia,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau langsung proses revitalisasi di SMAN 7 Pontianak dan SD Negeri 39 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya beberapa hari lalu.
Di Kota Pontianak, program revitalisasi pada 2026 mencakup 46 sekolah dengan total anggaran Rp38,35 miliar.
Pelaksanaannya juga melibatkan 585 tenaga kerja lokal. Salah satu sekolah yang menerima bantuan tersebut adalah SMAN 7 Pontianak, yang membutuhkan perbaikan sejumlah fasilitas untuk mendukung keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar.
Secara nasional, pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan pada 2026. Pada 2025, sebanyak 16.167 sekolah telah menerima program revitalisasi.
Pemerintah terus mendorong perbaikan sarana dan prasarana pendidikan agar semakin banyak sekolah memiliki fasilitas yang layak untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Melalui program revitalisasi, Kemendikdasmen berupaya mendukung penyediaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi murid serta membantu sekolah memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
“Mari terus bersemangat dan berdedikasi mencerdaskan bangsa, memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan fasilitas belajar yang layak dan berkualitas,” imbau Mendikdasmen.(SP)



















