Lewati ke konten
  • Tambahkan Menu
Warta Pendidikan
Warta Pendidikan
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • SENI BUDAYA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI
  • LITERASI
  • PROFIL TOKOH
  • OPINI
  • ARTIKEL
    • PTK
    • PTS
    • ARTIKEL ILMIAH
    • ARTIKEL BER-ISSN
  • IVEN
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Indeks Berita
Homepage / Berita / Berita Nasional Pengawasan Anggaran Pendidikan Perlu Diperketat dengan ‘Single Account’

Pengawasan Anggaran Pendidikan Perlu Diperketat dengan ‘Single Account’

Redaksi4 Februari 2021
Berita Nasional356 Dilihat
Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba. Foto: Istimewa/Man

WPdotCOM, Jakarta – Pemerintah hingga hari ini masih mengupayakan penyelenggaraan pendidikan yang baik dan merata di seluruh Indonesia.

Di samping temuan realisasi anggaran 20 persen dari APBD di tiap daerah umumnya belum terpenuhi, pengawasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pun masih lemah. Oleh karena itu, Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba mengusulkan penggunaan Single Account untuk memperketat penyaluran dana BOS yang ditransfer ke tiap sekolah.

Hal tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan komitmen yang sesuai dengan amanat UUD NRI 1945  pasal 31 ayat 1 dan 2 yang mana pemerintah wajib menyelenggarakan pendidikan yang merupakan hak setiap warga serta menjamin biaya pendidikan dasar bagi setiap warga negara Indonesia.

“Maka dari itu saran kami mungkin penggunaan single account di sekolah sekolah yang terkoneksi secara ketat dengan sistem perbankan mungkin perlu diberlakukan. Dimana, kontrol setiap detail penggunaan anggaran tersebut secara ketat dapat dilakukan,” tutur Eva saat rapat dengar pendapat Komisi X DPR RI terkait Kajian Konsep Peta Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 Kemdikbud RI Sektor Pengelolaan Anggaran Pendidikan, Rabu (3/2).

Baca Juga:  Seminar SDGs: Kolaborasi Talenta untuk Pembangunan Berkelanjutan

Politisi asal Sulawesi Selatan ini menyampaikan, perlu melibatkan banyak sumber pendanaan seperti APBN dan juga APBD untuk menciptakan pendidikan yang merata. Sehingga kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah perlu ditingkatkan. Baik dalam perencanaan yang kompeherensif dan terintegrasi maupun pelaksanaan serta pengawasan terhadap percepatan pembangunan pendidikan.

Dirinya menambahkan, pengelolaan anggaran yang tidak efektif dan tepat sasaran akan berimbas pada terhambatnya aktivitas belajar mengajar karena tidak tersedianya fasilitas sumber belajar serta tidak terjaminnya kesejahteraan para pengajar.

“Maka dari itu, suksesnya pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum saja, tetapi juga oleh pengelolaan anggaran yang baik,” pungkasnya. (parlementaria/hal/es)

Hits: 356
Blibli.com
Anggaran Pendidikanb Pengawasan Single Account
Ikuti Kami

Navigasi pos

Pos sebelumnya SKB Tiga Menteri tentang Seragam Sekolah Disambut Positif
Pos berikutnya Formulasi Anggaran Pendidikan PJP 2020-2035 Perlu Dipertajam
Blibli.com

Berita Terkini

3.084 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Direvitalisasi

Percepat Pemulihan Pendidikan di Daerah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Lakukan Ini

TPG Cair Bulanan, Ini Kata Para Pendidik di Tanah Air

Pojok Ramadhan

  • Menjadi Pribadi yang Utuh Pasca Ramadhan
  • Rahmat: Salah Satu Nama Agung Al-Quran
  • Membaca Al-Quran dengan Kualitas Terbaik, Momentum dalam Jalani Ramadhan
  • Mubalig Diminta Perkaya Ayat dan Wawasan di Bulan Ramadhan

Berita Nasional

  • 3.084 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Direvitalisasi
  • Percepat Pemulihan Pendidikan di Daerah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Lakukan Ini
  • TPG Cair Bulanan, Ini Kata Para Pendidik di Tanah Air
  • Dr. Osronita: Edukasi Mitigasi Bencana, Butuh Kolaborasi Semua Pihak
  • Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq Soroti Peran Sekolah dan Guru

ARTIKEL

  • Diam di Kelas Bahasa: Ketika Anxiety Menghambat Pemerolehan Bahasa
  • Anatomi Spiritual Bencana dalam Puisi Saunir Saun
  • Kekerasan terhadap Anak Meningkat, Peran Tokoh Informal Dibutuhkan
  • Kurikulum Merdeka: Antara Kemandirian Siswa dan Penurunan Moralitas di Sekolah

Terbanyak Dibaca

  • 1
    Penyesuaian Jadwal Pengangkatan CASN 2024, Ini Penjelasan BKN
  • 2
    Lulusan Terbaik Prodi Ilmu Komunikasi Uniga Siap Masuki Dunia Kerja
  • 3
    351 Tahun Gempa dan Tsunami Ambon, Pembelajaran Menuju Ambon Tsunami Ready
  • 4
    Mendikdasmen Kaji UN dan Kurikulum Era Nadiem
  • 5
    Persiapan Idulfitri, Pemerintah Percepat Pembelajaran di Rumah Mulai 21 Maret

PROFIL TOKOH

Memberi Kekurangan, Menerima Kelimpahan
Mengenal Sosok Buya Maswardi, Ulama dan Politisi dari Tanah Datar

SENI BUDAYA

Kemendikdasmen Tekankan Pendekatan Tanpa Kekerasan di Sekolah
Seni Budaya Menggema di Pelepasan Kelas IX Pondok Pesantren IC Muhammadiyah Kinali

TEKNOLOGI

PP Tunas Tunda Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
Abdul Mu’ti Tekankan AI Perlu Dikuasai dengan Kompetensi dan Keadaban Digital
Warta Pendidikan
Hak Cipta: News Portal WARTA PENDIDIKAN
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Indeks Berita