
“Kemudian kompetisi ini di apa didikaitkan dengan berapa besar uang yang diberikan? Ini menjadi sesuai yang sangat-sangat di sayangkan. Pendidikan basisnya harus moralitas, harus punya integritas terhadap segala macam yang positif,” tegasnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, pemerintah sendiri sudah mengalokasikan anggaran kepada sekolah melalui BOS (Biaya Operasional Sekolah). Sehingga, secara apa secara prinsip operasional sekolah tersebut sudah dibiayai oleh negara.
“Termasuk segala halnya, sarana prasarana, gaji guru segala macam, sudah di-back up (negara). (Sekolah) mau apalagi begitu?” tanya Fahmi.
Ia pun mengungkapkan, Komisi X DPR RI akan terus melakukan proses pengawasan, apalagi di sekolah negeri. Temuan yang ada kemudian akan menjadi catatan yang disampaikan di dalam rapat kerja maupun RDP dengan kementerian terkait.
“Saya menghimbau kepada semua pihak , terutama Kementerian Pendidikan, harus proaktif, harus benar-benar mendengar suara masyarakat, harus benar-benar menjalankan kebijakan secara bijak. Maksudnya sesuai dengan apa yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (parlementaria)



















