Lahirkan Banyak Penutur Aktif dari Kalangan Muda Melalui FTBI

Berita Daerah710 Dilihat

Juri pada FTBI tingkat SMP terdiri dari para pakar dan budayawan yang ahli di bidangnya masing-masing. Para juri tersebut adalah guru dan budayawan, Faisal Yunus, Guru Besar Universitas Hasanuddin, Muhlis Hadrawi, Dosen Universitas Negeri Makassar, Asia Ramli Prapanca, Dosen Universitas Negeri Makassar, Asis Nojeng, Praktisi Budaya, Simon Petrus, Dosen Institut Teknologi dan Bisnis Kalla, Abdul Hakim, dan Dosen UKI Tana Toraja, Dina Gasong.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi pelaksanaan FTBI di wilayahnya. Apresiasi tersebut terlihat dari hadirnya Asisten I Bidang Pemerintahan Sulawesi Selatan, Andi Aslam Patonangi, dalam pembukaan FTBI tingkat SMP.

Andi Aslam Patonangi mengatakan, FTBI bisa menjadi acara yang berkesinambungan dan dengan semakin banyaknya penutur aktif akan berimplikasi pada semakin lestarinya bahasa ibu.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung dan sangat berharap dari tahun ke tahun kegiatan ini bisa diselenggarakan,” ujar Andi Aslam Patonangi. Apresiasi juga datang dari para peserta, guru pendamping, juri, panitia dan Duta Bahasa dari Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2022 adalah salah satu wujud pelindungan bahasa dan sastra daerah di tahun 2022. FTBI bertujuan menjadikan generasi muda sebagai penutur aktif bahasa daerah dan mempelajari bahasa daerah dengan menyenangkan; menemukan fungsi dan ranah baru dari sebuah bahasa dan sastra daerah; menjaga kelangsungan hidup bahasa dan sastra daerah dengan penuh suka cita; serta menciptakan ruang kreativitas dan kemerdekaan untuk mempertahankan bahasa daerah.

Tujuan utama Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah yakni untuk melindungi bahasa dan sastra daerah agar tidak mengalami kepunahan. Perlindungan terhadap bahasa dan sastra daerah didasarkan pada amanat UUD 1945 Pasal 32 ayat 2, yang menyatakan bahwa negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.

Revitalisasi Bahasa dan Sastra merupakan kebijakan Merdeka Belajar Episode 17, yang diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional yang diperingati setiap tanggal 21 Februari. (SP)

Blibli.com
Blibli.com