Peraih Juara 1 FSAD FAIR, Dapat Golden Tiket Masuk ITS Surabaya

Berita Daerah1040 Dilihat

Dijelaskan Farros Aditya Ahmad Syifana, riset ini berawal dari pengamatan terhadap kebiasaan sebagian masyarakat yang seenaknya membuang limbah loundry. Tim MAN 1 Kudus lalu memiliki ide memanfaatkan air limbahnya untuk di proses sebagai media tanam.

“Hal ini terbukti sangat mengurangi aktivitas limbah di lingkungan,’’ papar Farros.

Menurut Farros, karya inovasi tim MAN 1 Kudus ini sangat bermanfaat apabila diterapkan di masyarakat. Desain hidroponik yang menarik dan dilengkapi kendali jarak jauh menjadi keuntungan sendiri. Sehingga, alat ini dapat di kontrol kapan pun dan di mana pun.

Dekan FSAD ITS Prof. Hamzah Fansuri, S.si, M.Si, PhD, sangat mengapresiasi karya para finalis. Menurutnya, sebagai juara pertama, Farros dan Hafara berhak atas golden tiket masuk otomatis di Fakultas Sains dan Analitika Data Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Guru pembimbing MAN 1 Kudus, Ahmad dan Arif, bersyukur siswanya meraih prestasi di FSAD FAIR 2022. Dia berharapan penelitian yang telah dilakukan terus dikembangkan sehingga dapat digunakan masyarakat, dan didaftarkan juga hak patennya.

“Adanya hak paten dapat menjadi pelindung karya-karya siswanya,” kata Ahmad.

Kepala MAN 1 Kudus, Taufik bersyukur dan mengapresiasi prestasi siswanya di tingkat nasional. Dia berharap raihan ini menambah motivasi seluruh siswa untuk terus berprestasi, baik di kancah nasional maupun internasional.

“Saya juga mengapresiasi siswa MAN 1 Kudus meraih Golden Tiket ke ITS,” tandasnya. (kemenag)

Blibli.com
Blibli.com