Siswa PKL SMKN 2 Gorontalo Direkrut Industri Sejak Praktik Kerja Lapangan

Berita Daerah567 Dilihat

Gorontalo – Lulusan SMK N 2 Gorontalo disebut telah memenuhi kebutuhan pasar industri, khususnya di Gorontalo.

Pada tahun 2022 lalu, sebanyak 143 mahasiswa melakukan praktik kerja lapangan (PKL) dan 30 orang di antaranya telah direkrut oleh perusahaan atau industri usai PKL berakhir.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Program Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK N 2 Gorontalo, Rodifa Choirully, saat dijumpai di sekolahnya, Kamis (30/3).

Rodifa mengatakan, 30 orang yang direkrut tersebut dapat mulai bekerja di perusahaan atau industri jika sudah lulus sekolah. Di luar 30 siswa yang sudah direkrut, siswa lain merencanakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan ada pula yang berwirausaha.

Program pembelajaran di APHP yang memberikan keterampilan dasar yang bisa dilakukan di rumah oleh siswa membuat lulusan tidak bergantung pada alat untuk mulai berusaha. “Mereka dididik untuk melakukan pekerjaannya secara manual dan digital. Jadi tanpa alat saja bisa, apalagi kalau ada alatnya,” ujar Rodifa.

Kepala SMK N 2 Gorontalo, Jakub Ague, mengatakan bahwa sekolah yang ia pimpin sudah menjadi SMK Center of Excellence (CoE) sejak 2020, dan dilanjutkan menjadi SMK Pusat Keunggulan (PK) pada 2021.

Lalu pada tahun 2022, SMK N 2 Gorontalo menjadi SMK PK Skema Lanjutan. Ia menambahkan, SMK N 2 Gorontalo memiliki tiga bidang keahlian, yaitu pariwisata; agribisnis dan agroteknologi; serta seni dan teknologi kreatif.

“Sekolah ini memiliki 1.253 siswa, 41 rombongan belajar, 88 guru, dan 15 orang tenaga kependidikan,” tutur Jakub.

Jakub menyebut, sebelum menjadi SMK PK, kurikulum yang dirancang bagi pembelajar siswa disusun oleh sekolah. Namun sejak menjadi SMK PK, kurikulum tersebut disusun bersama dengan industri. Hal inilah yang menyebabkan siswa SMK N 2 mampu untuk memenuhi kebutuhan industri, bahkan direkrut sebelum lulus.

Blibli.com
Blibli.com