
Jakarta – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyesalkan proses rekrutmen guru ASN di Indonesia. Bahkan tata kelola rekrutmen yang ada, menurut P2G adalah terburuk di dunia.
“Ini tata kelola rekrutmen guru paling buruk di dunia,” kata Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim dalam webinar Hari Pendidikan Nasional bertema “Wajah Pendidikan Kini: Filosofi, Orientasi, Kebijakan dan Praktik”, Senin lalu.
Penilaian itu dikemukakannya karena banyaknya kendala dalam rekrutmen guru ASN di Indonesia. Terutama rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Masa ada guru sudah ikut tes, sudah mengajar belasan tahun tapi belum digaji,” terangnya.
Ada pula, kata dia, guru yang sudah lulus tapi terkatung-katung nasibnya. Guru tersebut, menurut Satriwan, tak kunjung mendapat formasi sejak tes 2021.
“Kan itu lucu, nasib guru ini adalah potret buruknya kelola guru ASN kita,” pungkasnya. (Medcom)



















