Walikota Padang Panjang Diapresiasi Muhammadiyah dan BEM se-Sumatera

Berita Daerah560 Dilihat

“Hampir seluruh kegiatan Muhammadiyah di kota ini, selalu mendapat dukungan dan sambutan luar biasa dari Bapak Sonny dan Bapak Winarno. Tentu ini sangat luar biasa, karena kolaborasi dan dukungan pemerintah daerah, sangat penting bagi Muhammadiyah dalam menggerakkan persyarikatan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dukungan Sonny pula, sejak beliau menjadi camat, kepala Bappeda, sekda, hingga kini menjadi penjabat walikota, dukungannya tidak pernah kendor.

Kepada para presiden BEM yang menghadiri pertemuan itu, Musriadi mengajak untuk menelusuri setiap sisi Kota Padang Panjang. Banyak tempat-tempat bersejarah dan destinasi penting untuk dikunjungi.

“Kalau siang hari, datangkah ke PDIKM, Kauman, Diniyyah Puteri, dan Thawalib. Di sini semua bukti sejarah kebesaran Padang Panjang tersimpan rapi. Kalau malam, jangan lupa ke Pasar Kuliner. Di sana semua makanan enak dan enak sekali, tersaji dengan harga manenggang dan terjangkau kantong mahasiswa,” tuturnya.

“Atas nama pemerintah kami menyampaikan selamat datang. Sebuah kehormatan Padang Panjang jadi tuan rumah,” sebut Pj. Walikota Sonny, saat memberi sambutan.

Sonny menyampaikan, sebagai kota kecil berpenduduk lebih kurang 61.500 jiwa, Padang Panjang memiliki sejarah tempat lahirnya tokoh-tokoh nasional. Padang Panjang dijuluki Serambi Mekkah dan Kota Pendidikan.

“Banyak pondok pesantren di antaranya Perguruan Thawalib, Diniyyah Puteri, Thawalib Gunung, Kauman Muhammadiyah, Ponpes Serambi Mekkah. Lalu Ponpes Syatariah,” ujarnya.

Sonny pun mengajak rombongan menjelajahi Padang Panjang, guna menambah khazanah menuntut ilmu. Mereka bisa memperkenalkan Padang Panjang lewat media sosial masing-masing.

Senin (26/2) pagi, kegiatan pertemuan BEM PTMA se-Sumatera dibuka secara resmi oleh Pj. Walikota Sonny, di Aula Lantai III Balaikota Padang Panjang. Kegiatan itu juga dihadiri Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.(MUS)

Blibli.com
Blibli.com