Widyaprada Indonesia Komit Wujudkan Pendidikan Bermutu

Berita Nasional2984 Dilihat

JAKARTA – Sebagai salah satu jabatan fungsional yang berinduk di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen), Widyaprada terus mendukung terciptanya sistem pendidikan yang mutu dan efisien.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Asosiasi Widyaprada Indonesia (AWI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AWI 2024 di Jakarta pada tanggal 20 s.d 22 November 2024 dengan mengusung tema “Konsolidasi AWI dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

“Kami menyambut baik agenda Rakernas ini dan mengapresiasi komitmen AWI untuk terus berkontribusi memajukan ekosistem pendidikan Indonesia. Sejatinya, dalam memajukan pendidikan ada tiga hal yang menjadi fokus utama. Pertama adalah memastikan adanya akses untuk layanan pendidikan, kedua adalah ketika layanan tersebut sudah ada selanjutnya adalah memastikan layanan pendidikan tersebut sudah berjalan dengan baik, dan ketiga yaitu memastikan layanan pendidikan itu harus berdampak positif dan menghasilkan kualitas dalam pembelajaran,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Iwan Syahril saat membuka Rakernas AWI 2024, di Jakarta, Rabu (20/11).

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Iwan mengajak kepada seluruh peserta Rakernas AWI untuk menjawab tantangan dan target pembangunan pendidikan yang telah ditetapkan dalam UU nomor 59/2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

Untuk menuju Indonesia Emas 2045, “Tujuan kita menuju 2045 adalah memastikan rata-rata angka lama sekolah setiap Warga Negara Indonesia (WNI) bersekolah minimal 12 tahun. Kemudian, angka harapan lama sekolah juga sampai di angka 14,81 tahun, dan kualitas hasil belajar yang dilihat dari skor PISA diharapkan sama atau setara dengan negara maju,” paparnya.

Ia menyebut, Indonesia harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang hebat. Selain itu, Dirjen Iwan juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, investasi pada gizi anak Indonesia akan berdampak hasil belajar yang berkualitas dan pembangunan karakter peserta didik.

Terkait program tersebut dan seluruh program prioritas Kemendikdasmen, Dirjen Iwan memandang AWI memiliki peran strategis untuk mewujudkan seluruh program tersebut.

“Melalui Rakernas AWI 2024 ini saya berharap lahirnya sebuah sistem kerja, ide, gagasan, atau inisiatif dari AWI untuk bagaimana ke depannya merumuskan dan mendukung sistem pendidikan Indonesia. Lebih lanjut, peran AWI juga harus memperkuat advokasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Semoga AWI terus berkembang dan menjadi bagian dari kemajuan pendidikan Indonesia,” pungkas Iwan.(sp)

Blibli.com
Blibli.com