
TAKALAR – Digitalisasi di era ini sangat penting. Kontribusi digital dalam pembangunan ekonomi nasional pun sangat besar. Hal itu sejalan dengan visi misi Kab. Takalar yaitu “Takalar Maju dan Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital”.
Demikian disampaikan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus, MM dalam membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Takalar, di Ruang Rapat Pimpinan Rumah Jabatan Bupati Takalar.
Firdaus juga menyampaikan, kegiatan itu terkait dengan informasi digitalisasi posisi Takalar”. Tentu ini sangat menantang bagi kami sebagai Pemerintah Daerah, penggunaan digitalisasi transaksi pembayaran di takalar, harus kita tingkatkan dan perbaiki,” sebut Bupati.
“Kami berkomitmen, tahun ini Kab. Takalar menjadi papan atas implementasi penggunaan transaksi digital, kita akan mendorong masyarakat agar semua transaksi menggunakan digital,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati bersama Wakil Bupati Takalar berkeinginan kuat menjadikan Takalar dalam percepatan digitalisasi karena merupakan bagian dari kemajuan peradaban.
Sementara itu, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Ricky Satria pada kesempatan tersebut menyampaikan, BI mendukung digitalisasi daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Di hadapan Pimpinan OPD Kab. Takalar dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di Kab. Takalar, ia mendorong peran ASN sebagai katalistor dan role model transaksi non tunai melalui aktivasi mobile banking dan penggunaan Qris. Juga terkait [enguatan jaringan baik dari Bakti Kominfo ataupun CSR korporasi (pengadaan wifi publik seperti Starlink yang sesuai dengan daerah kepulauan), dan mendorong akselerasi KKPD kepada seluruh OPD pada tahun 2025.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatangan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah Kab. Takalar dengan Bank Indonesia dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di Kab. Takalar.(saifuddin gassing)



















