Guru Madrasah Sambut Baik Diksar Madrasah Siaga Bencana, Ini Komentar Mereka

Berita Daerah1338 Dilihat

PADANG PANJANG – Digelarnya Diksar Madrasah Siaga Bencana di Kota Padang Panjang, mendapat sambutan positi dari guru-guru yang mengajar di institusi pendidikan setempat.

Hal itu tergambar dari komentar para pengurus Gugus Madrasah Siaga Bencana (GMSB) Padang Panjang yang baru saja terbentuk. Mereka menyatakan, program yang dinisiasi oleh Pengurus Wilayah Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) JZ03ZZW06 itu sangat bermanfaat.

Menurut Yusvida Rahmi, guru MAN 3 Padang Panjang yang terpilih sebagai sekretaris GMSB periode 2025-2030, manfaat Madrasah Siaga Bencana dari kegiatan ini antara lain meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang bencana, dan membangun kesiapsiagaan serta kemampuan merespons potensi bencana.

“Selain itu, mengembangkan keterampilan dan strategi penanganan bencana, meningkatkan kerja sama dan koordinasi antarwarga madrasah, dan membangun budaya keselamatan dan keamanan di lingkungan madrasah,” sebutnya kepada awak media Warta Pendidikan, Selasa (10/6/2025) malam.

Dengan demikian, sambung Yusvida, Madrasah Siaga Bencana dapat membantu mengurangi risiko dan dampak bencana, serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan warga madrasah.

Sementara itu, menurut Azhma Ulya, guru mata pelajaran Kimia di Madrasah Aliyah Kulliyatul Muallimatel Islamiyah (MA-KMI) Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang, kegiatan diksar madrasah siaga bencana sangat bermanfaat.

“Terutama bagi saya pribadi yang menyukai kegiatan di alam. Bangga bisa menjadi bagian dari organisasi kemanusiaan ini, karena dari sini bisa menjadi manusia [yang] bermanfaat bagi sesama,” sebut Azhma.

Ia menambahkan, pemateri [pada diksar tersebut] sangat kompeten dan edukatif, “Kita jadi lebih aware  dalam mitigasi bencana. Dan harapannya kegiatan ini terus berlanjut, baik bagi masyarakat luas maupun internal RAPI,” pungkas Wakil Sekretaris GMSB terpilih itu. (*)

Blibli.com
Blibli.com