DigiSkillBadge, Penguatan Ekosistem Portofolio Digital dan Kompetensi Siswa SMK

Berita Nasional4544 Dilihat

DEPOK – Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen resmi meluncurkan Ekosistem DigiSkillBadge baru-baru ini.

Perkembangan teknologi digital dan dinamika kebutuhan dunia kerja menuntut SMK untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukkan bukti keterampilan dan pengalaman yang dimiliki.

Dalam konteks tersebut, portofolio digital menjadi semakin penting sebagai sarana untuk mendokumentasikan proses, perkembangan, dan hasil belajar, sekaligus menghadirkan bukti autentik atas kompetensi murid.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus), Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa pendidikan vokasi berperan penting dalam mempersiapkan murid SMK dengan keterampilan, pengalaman, dan karya nyata yang dapat menjadi bagian dari portofolio mereka.

“Anak-anakku, jangan tunggu lulus untuk mulai membangun reputasi profesional. Mulailah sejak sekarang karena setiap proyek, sertifikat, pengalaman magang, dan karya adalah bagian dari cerita tentang siapa kalian dan apa yang mampu kalian lakukan,” ucap Dirjen Tatang.

Dirjen Tatang juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang perihal dokumentasi yang bukan sekadar urusan administrasi. Rekam jejak digital adalah jembatan dari ruang kelas menuju dunia kerja.

Melalui momentum ini, Dirjen Tatang juga mengajak seluruh mitra dunia usaha dan dunia industri untuk membuka pintu seluas-luasnya dalam menemukan talenta terbaik murid SMK.

Kolaborasi lintas sektor yang solid akan membantu dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang tidak hanya bermutu, tetapi juga menyiapkan talenta Indonesia yang kompeten, berkarakter, percaya diri, dan siap menaklukkan masa depan.

“Masa depan anak-anak kita jangan hanya dinilai dari apa yang tertulis di atas kertas, tetapi dari apa yang mampu mereka kerjakan, ciptakan, dan kontribusikan. Anak-anak kita bukan kekurangan potensi, namun dunia hanya belum melihat buktinya dan tugas kita membuat kompetensi itu terlihat. Semoga DigiSkillBadge menjadi jembatan untuk menuju ke sana,” jelas Dirjen Tatang. (sp)

Blibli.com
Blibli.com