H. Ampera Salim Terima Piagam Penghargaan dari STIT Syekh Burhanuddin

Berita Daerah32 Dilihat

PADANG – Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Padang Magek, H Ampera Salim, menerima piagam penghargaan dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman, Kamis (24/9), di Pangeran Beach Hotel, Padang.

Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Padang Pariaman Dr. Jon Kenedi Azis, SH.,MH selaku Pembina Ysyasan STIT Syekh Burhanuddin Pariaman. Ampera Salim diberi penghargaan ini, sebagai salah seorang penulis dalam penyusunan buku, Ensiklopedi 100 Syekh dan Tuanku Bersanad kepada Syekh Burhanuddin.

Dalam ensiklopedi tersebut, ayahanda H Ampera Salim, Tuanku Salim Malin Kuniang, pendiri Ponpes Darul Ulum Padang Magek, Tanah Datar, termasuk salah seorang dari 100 Syekh dan Tuanku yang memiliki sanad keilmuan kepada Syekh Burhanuddin.

Tuanku Damanhuri, salah seorang anggota tim penulis buku ini, menyebutkan, buku tersebut melibatkan 15 orang penulis. Salah seorang di antaranya Ampera Salim, yang selama ini dikenal sebagai penulis dan jurnalis senior Sumatra Barat.

Selain Ampera Salim, penulis lainnya adalah Duski Samad, Armaidi Tanjung, Ahmad Damanhuri, Abdurrahman Ahady, Fatmi Fauzani Duski, Ridwan Arif, Firdaus, Marfiyanti, Neni Triana, Nurasiah Ahmad, Roni Faslah, Syahrul Mubarak, Syahminal dan Zalkairi.

Seluruh penulis yang terlibat dalam penyusunan ensiklopedi tersebut juga menerima piagam penghargaan dari STIT Syekh Burhanuddin Pariaman.

15 orang penulis yang juga mendapatkan penghargaan pada kesempatan yang sama. (Foto: Humas Ponpes Darul Ulum Padang Magek)

H Ampera Salim mengatakan, penghargaan yang diterimanya bukan semata-mata untuk dirinya, tetapi merupakan anugerah bagi Ponpes Darul Ulum Padang Magek.

“Penghargaan ini merupakan anugerah untuk Pesantren Darul Ulum Padang Magek. Semoga dengan adanya pengakuan, terhadap almarhum Tuanku Salim Malin Kuniang, yang masuk dalam seratus tuanku bersanad kepada Syekh Burhanuddin, Ponpes Darul Ulum semakin dikenal luas,” ujar Ampera.

Menurutnya, masuknya nama Tuanku Salim Malin Kuniang, dalam ensiklopedi tersebut, menjadi bagian penting dalam mengenalkan sejarah dan perjuangan pendiri Ponpes Darul Ulum Padang Magek, kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia berharap, karya tersebut tidak hanya menjadi dokumentasi sejarah, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan bagi generasi mendatang, dalam mengenal ulama dan tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam perkembangan pendidikan, serta dakwah Islam di Minangkabau.(Kontributor: AM)

Blibli.com
Blibli.com