Di Wisuda STMKG, Kepala BMKG Sampaikan Wejangan kepada Lulusan

Berita Nasional5256 Dilihat

“Otomatisasi harus disertai pengendalian mutu data dan kesiapan penanganan gangguan. Keberhasilan diukur dari keandalan data dan kesinambungan layanan. Saudara harus menguasai teknologi pengamatan sekaligus mampu mengevaluasi kualitas data dan memastikan hasilnya dapat digunakan dalam analisis,” ungkapnya.

Keempat, mewujudkan pemerataan SDM secara proporsional berdasarkan beban kerja, kompetensi, cakupan wilayah, dan kebutuhan layanan setiap UPT.

Perhatian khusus perlu diberikan kepada wilayah terpencil, perbatasan, dan daerah dengan tantangan operasional tinggi agar memperoleh dukungan SDM yang memadai.

Perencanaan penempatan juga perlu berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi dan kesinambungan regenerasi pegawai.

“Saya meminta para wisudawan siap mengabdi di seluruh pelosok Indonesia. Kehadiran Saudara harus memperkuat kemampuan BMKG dalam melayani masyarakat secara merata,” pesannya.

Kelima, memperkuat STMKG sebagai wadah pembentukan SDM unggul BMKG yang memiliki landasan keilmuan kuat, integritas, penguasaan teknologi, dan semangat pelayanan.

Menurut Faisal, pendidikan di STMKG harus terhubung dengan kebutuhan operasional serta arah pengembangan organisasi. Karena itu, pembelajaran lapangan, riset terapan, inovasi, dan kerja sama dengan UPT perlu terus diperkuat.

Setelah lulus, para wisudawan juga diharapkan terus mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran, pendampingan, penelitian, dan pendidikan lanjutan sesuai kebutuhan organisasi.

“Saudara adalah calon ahli dan pemimpin BMKG di masa depan. Jaga kejujuran ilmiah, disiplin, dan tanggung jawab sejak hari pertama pengabdian,” ucapnya.

Keenam, memperkuat kemandirian BMKG dalam pemrosesan dan analisis data melalui pengembangan platform in-house yang dikuasai dan dapat dikembangkan oleh SDM internal.

Upaya ini mencakup peningkatan kemampuan dalam mengolah data, mengembangkan metode dan model, memvalidasi hasil, serta memelihara dan menyempurnakan sistem sesuai kebutuhan layanan di Indonesia.

Faisal menekankan perlunya mengintegrasikan keahlian meteorologi, klimatologi, geofisika, instrumentasi, dan teknologi informasi dalam pengembangan platform tersebut.

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning juga perlu didorong dengan landasan ilmiah yang kuat, kualitas data yang baik, serta pengujian yang memadai.

Para lulusan diharapkan turut menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara praktis dalam operasional BMKG.

Selain enam arah penguatan organisasi tersebut, Faisal berpesan agar para lulusan berpegang pada tiga prinsip utama dalam menjalankan pengabdian, yakni integritas, kompetensi, serta sinergi dan kolaborasi.

Faisal menegaskan, seluruh bekal tersebut harus diarahkan untuk kepentingan bangsa dan masyarakat. Ia berharap para lulusan dapat memberikan kontribusi terbaik di mana pun ditempatkan serta ikut menjadikan BMKG semakin tangguh dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.

“Bawalah semangat pengabdian ini menyala hingga ke seluruh penjuru Indonesia. Perkuat UPT dan berikan layanan kelas satu bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika STMKG dan para orang tua atas doa serta dukungan tanpa hentinya. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Selamat mengabdi bagi negeri,” tutup Faisal.

Blibli.com
Blibli.com